Dianggap Rendahkan Bangsa, Kenegarawanan Prabowo Dipertanyakan

Ace Hasan Syadzily, Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin mempertanyakan kenegarawanan Prabowo Subianto terkait pidatonya di Singapura.
Muhammad Ridwan | 29 November 2018 15:43 WIB
Calon Presiden Prabowo Subianto - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA — Ace Hasan Syadzily, Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin mempertanyakan kenegarawanan Prabowo Subianto terkait pidatonya di Singapura.

Sebagai seorang negarawan, ujar Ace, seharusnya Prabowo tidak merendahkan martabat Indonesia kepada tamu-tamu undangan luar negeri.

Ace menilai pidato Prabowo tersebut tidak etis, pasalnya, untuk mendapatkan dukungan dari negara lain tidak harus dengan merendahkan negaranya sendiri. Selain itu, dukungan yang dibutuhkan Prabowo adalah dukungan rakyat Indonesia, bukan negara lain.

“Di Singapura itu dihadiri oleh tokoh-tokoh negara lain. Jika Prabowo negarawan, ia  justru meyakinkan negara-negara lain untuk menanamkan modalnya di Indonesia,” ujar Ace kepada wartawan, Kamis (29/11/2018).

Sementara itu, Lena Maryana Mukti yang juga sebagai Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin menyayangkan pidato Prabowo tersebut,

“Demi kepentingan merebut kekuasaan, beliau tega menjelekkan pemerintahan yang sah yang terpilih secara konstitusional di publik internasional,” tuturnya.

“Sikap kenegarawanan Prabowo patut dipertanyakan,” pungkasnya.

Tag : jokowi, prabowo subianto, Pilpres 2019
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top