Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kakek Ini Bersepeda Berburu Pokemon dengan 15 Handphone

Kakek berusia 70 tahun bernama Chen San-yuan ini tengak-tengkok sambil mengayuh sepeda di pinggiran Kota Taipei, ibukota Taiwan.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 13 November 2018  |  15:24 WIB
Kakek berusia 70 tahun bernama Chen San-yuan asyik bermain PokemonGo dengan 15 handphone di sepedanya menyisir di pinggiran Kota Taipei, ibukota Taiwan, Senin (12/11/2018). - Reuters/Tyrone Siu
Kakek berusia 70 tahun bernama Chen San-yuan asyik bermain PokemonGo dengan 15 handphone di sepedanya menyisir di pinggiran Kota Taipei, ibukota Taiwan, Senin (12/11/2018). - Reuters/Tyrone Siu

Bisnis.com, JAKARTA – Kakek berusia 70 tahun bernama Chen San-yuan ini tengak-tengkok sambil mengayuh sepeda di pinggiran Kota Taipei, ibukota Taiwan.

Ada apa dengan sang kakek itu? Ternyata sepeda yang dikayuh pensiunan berusia 70 tahun ini dipasangi 15 handphone dengan terminal colokan di keranjang depan.

Layar 15 ponsel semuanya menampilkan tampilan game Pokemon Go.

Dikenal dengan julukan Kakek Pokemon, Chen mondar-mandir dari Pokestops satu ke lainnya demi memburu poin game.

“Semula saya hanya menggunakan satu handphone,” ujarnya seperti dilansir Reuters Selasa (13/11/2018).

“Setelah sebulan, handphone saya menjadi tiga, enam, sembilan, dua belas hingga lima belas,” ujar Chen yang mengakui mulai kenal Pokemon Go dari sang cucu tahun 2016.

Begitun getolnya bermain Pokemon Go, Chen tak mengenal lelah bermain PokemonGo sepanjang malam.

Teman bermainnya sangat kagum dengan energi kakek Chen itu.

“Dia sanggup memainkan 15ponsel sekaligus. Dari keluar rumah hingga balik lagi, dia sangat berenergi mengayuh sepeda enam hingga tujuh jam. Luar biasa,” ujar Shih Wun-sheng, pria 45 tahun teman bermain Chen.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pokemon Go

Sumber : Reuters

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top