Beach Clean Up di Bali Dorong Masyarakat Jaga Laut dari Sampah Plastik

Beach Clean Up yang diselenggarakan pada beberapa pantai di Bali dalam rangka Our Ocean Conference 2018 diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjaga laut dari sampah terutama plastik.
Eka Wiratmini | 28 Oktober 2018 12:49 WIB
Aktivitas audit sampah plastik Greenpeace Indonesia di Sanur, Bali. - Dok. Greenpeace Indonesia

Bisnis.com, KUTA -- Beach Clean Up yang diselenggarakan pada beberapa pantai di Bali dalam rangka Our Ocean Conference 2018 diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjaga laut dari sampah terutama plastik.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kegiatan membersihkan laut dari sampah dapat menjadi kebiasaan semua orang. Terutama masyarakat Bali yang perekonomiannya bergerak di sektor pariwisata. 

Dia juga mengharapkan masyarakat mulai mengurangi penggunaan produk yang berkemasan plastik. Langkah ini dinilai tepat untuk mengurangi sampah plastik yang sering kali lari ke laut dan menjadi polusi perairan.

"Jangan sampai merusak ekosistem laut karena itu akan mengurangi populasi ikan dan membahayakan laut kita. Saya apresiasi inisiatif Bali pada 2019 nanti tidak menggunakan kantong plastik," katanya. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan beach clean up di Bali ini bisa mempengaruhi banyak orang untuk membersihkan laut dari sampah plastik. Menurutnya, laut bukan merupakan tong sampah melainkan bagian dari kehidupan. 

"Cintailah lautmu sebagaimana kita mencintai hidup kita. Hari ini kita merayakan sumpah pemuda, Indonesia lahir karena persatuan, dengan semangat persatuan dan kerja sama yang sama kita bawa dalam Our Ocean Conference 2018," katanya.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristensen mengatakan pihaknya memutuskan untuk mendukung Bali Beach Clean Up untuk semakin mempengaruhi masyarakat dalam menjaga laut dari polusi. Dia mengakui kegiatan ini hanya merupakan simbol belaka, tetapi dipastikan akan memberikan dampak ke depan berupa kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem laut.

"Beach Clean Up adalah simbol dan saat ini makin banyak sampah ke laut tetapi sekaranb kita bisa mengajak orang-orang mengatasi masalah ini. Dua menteri dan banyak yang bangun pagi untuk membersihkan pantai," katanya.

Tag : bali
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top