Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kabareskrim: Pembawa Bendera Bersimbol Kalimat Tauhid Berstatus Terperiksa

Bareskrim Mabes Polri mengakui belum menetapkan US sebagai tersangka. US masih berstatus sebagai terperiksa terkait tindakannya membawa bendera yang mirip dengan yang selalu digunakan HTI dalam berbagai aktivitasnya.
Kabareskrim Arief Sulistyanto saat masih berpangkat Irjen Pol/Antara
Kabareskrim Arief Sulistyanto saat masih berpangkat Irjen Pol/Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Bareskrim Mabes Polri mengakui belum menetapkan US sebagai tersangka. US saat ini masih berstatus sebagai terperiksa terkait tindakannya membawa bendera yang mirip dengan yang selalu digunakan HTI dalam berbagai aktivitasnya.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Arief Sulistyanto mengungkapkan tim penyidik tengah mendalami motif pelaku membawa bendera ke Upacara Hari Santri Nasional di Garut beberapa hari lalu.

Dari hasil penyelidikan sementara menurut Arief, pelaku tengah berupaya untuk mengibarkan bendera tersebut di tengah-tengah acara Hari Santri Nasional.

"Saat ini status sementara pelaku masih sebagai terperiksa. Motif dia membawa bendera itu masih kami dalami sampai saat ini," tuturnya, Kamis (25/10/2018).

Arief menilai upacara Hari Santri Nasional yang diikuti 4.000 santri asal Garut tersebut memiliki tujuan sangat bagus untuk menjaga ukhuwah islamiyah dan memperkuat solidaritas menjaga NKRI. Namun, ujarnya, pelaku berencana mengibarkan bendera itu di tengah-tengah lapangan upacara.

"Sebenarnya acara ini bagus sekali. Tapi tiba-tiba muncullah pelaku yang berencana mengibarkan bendera di acara itu. Saat ini motif pelaku masih kami dalami," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper