Istri PM Israel, Sara Netanyahu, Disidang atas Kasus Penyalahgunaan Upah Koki

Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yakni Sara Netanyahu mulai melalui proses peradilan atas dugaan penyalahgunaan pendanaan untuk koki di rumah jabatan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 10 Oktober 2018 08:14 WIB
Sara Netanyahu - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yakni Sara Netanyahu mulai melalui proses peradilan atas dugaan penyalahgunaan pendanaan untuk koki di rumah jabatan.

Sara Netanyahu diduga mengeluarkan anggaran lebih dari US$100.000 untuk koki selebritas pada rumah dinas perdana menteri, padahal sudah disediakan koki purna waktu untuk rumah dinas.

Mengenakan jaket hitam dan rok putih, Sara nampak gugup sebelum mulai persidangan di pengadilan. Dia nampak tersenyum gugup di ruang persidangan.

Dilansir dari Fox News,Selasa (9/10/2018), dalam proses persidangan, Sara sempat menampik dakwaan tersebut karena dia menilai kualitas makanan yang disajikan koki rumah dinas masih kurang baik.

Pada 2016, Sara juga disidang atas kasus kekerasan terhadap pembantu rumah tangga dan didenda US$42.000 shekels. Beberapa karyawan sebelumnya juga mengaku mengalami perlakuan kasar dan kebiasaan Sara memiliki selera tinggi, serta barang mewah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sempat menyebut dakwaan terhadap istrinya tidak berdasar dan delusional. Keluarga Netanyahu telah menampik perbuatan salah itu dan mengklaim mereka hanyalah korban politik atas dua perusahaan media yang sedang berseteru.

Menurut dakwaan, Sara bertindak untuk menghindari peraturan dan ketentuan yang mengatur kediaman resmi perdana menteri agar dengan curang mendapatkan pendanaan negara untuk berbagai biaya bagi terdakwa dan keluarganya yang tidak seharusnya dibiayai Negara.

Membantah

Penasihat hukum Sara menyebut bahwa Sara telah mengikuti hukum penggunaan anggaran yang berlaku, dan makanan yang disajikan oleh asisten rumah tangga untuk menyambut tamu kenegaraan yang istimewa. Jika Sara terbukti melakukan pelanggaran hukum, dia bisa mendapatkan hukuman penjara 5 tahun.

Jika terbukti bersalah, Sara dapat menghadapi hukuman maksimum lima tahun penjara karena dakwaan yang paling serius, meskipun itu tampaknya tidak mungkin.

Dakwaan itu adalah salah satu dari serangkaian skandal yang berputar-putar di sekitar perdana menteri dan keluarganya yang mengancam untuk memantapkan reputasi mereka sebagai terlalu besar dan tidak berhubungan dengan orang-orang Israel.Ada pun hakim memutuskan menunda hasil persidangan hingga 13 November 2018.

Tak hanya Sara, sang suami, PM Benjamin Netanyahu juga sedang terseret dua kasus korupsi. Benjamin Netanyahu diduga menerima hadiah dari beberapa jutawan yang teridentifikasi dalam dokumen kepolisian adalah seorang produser Hollywood dan warga negara Israel bernama Arnon Milchan serta pebisnis Australia James Packer.

Kedua orang itu telah memberikan banyak hadiah bagi Netanyahu dan keluarganya selama 2007-2016. Hadiah-hadiah itu termasuk sampanye, cerutu, dan perhiasan.

Kasus kedua tentang transaksi suap memproduksi pemberitaan positif di media massa guna mengukuhkan kepemimpinan dan melemahkan surat kabar harian di Israel. Pada kasus ini, Netanyahu terkena tuduhan penipuan, penyuapan, dan pelanggaran kesepakatan oleh Netanyahu dan penerbit koran terbesar Israel Yedioth Ahronoth, Arnon Mozes.

Keduanya membahas upaya-upaya memperlambat pertumbuhan koran pesaing Mozes, Israel Hayom, melalui regulasi dan langkah lainnya.

 

Tag : israel, netanyahu
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top