Abdul Kadir Karding Dorong Sandiaga Laporkan Situs Skandalnya

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Abdul Kadir Karding mendorong calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk segera melaporkan soal situs skandal Sandiaga ke pihak berwajib.
JIBI | 26 September 2018 07:19 WIB
Sandiaga S. Uno - Antara/Dhemas Reviyanto

Kabar24.com, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Abdul Kadir Karding mendorong calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk segera melaporkan soal situs skandal Sandiaga ke pihak berwajib.

"Kalau tidak punya waktu dan tenaga, saya juga siap melaporkan ke polisi. Segera dilaporkan supaya tidak terjadi narasi seakan-akan dari sini (yang menyebarkan)," ujar Karding di Posko Cemara, Jakarta pada Selasa malam, 25 September 2018 seperti dikutip dari Tempo.co.

Menurut Karding, situs seperti itu harus segera diusut agar tidak menimbulkan saling kecurigaan. 

Adapun anggota tim juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan reaksi Sandiaga Uno biasa saja menanggapi isu tersebut.

Isu skandal Sandiaga ini muncul dalam situs beralamat skandalsandiaga.com, dan diunggah pertama kali pada 22 September 2018. Dalam laman daring itu, calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto tersebut dikabarkan kerap menjalin hubungan dengan tiga perempuan.

Atas adanya persoalan ini, Andre mengatakan tim advokasi BPN yang dibawahi oleh politikus Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bakal segera melaporkan tindakan penebar gosip skandal Sandiaga itu ke pihak berwenang.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menagih janji Kepala Polisi Republik Indonesia untuk menindak tegas penebar fitnah dan ujaran kebencian pada masa kampanye pemilu 2019.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa permintaan tersebut karena mulai bermunculan kabar tidak benar kepada Sandi.

“Kami menyesalkan masih ada yang menebar hoaks dan fitnah, padahal berulangkali telah banyak ajakan untuk menebar pemilu yang bergembira, termasuk oleh Pak Jokowi sendiri. Namun sayangnya masih ada yang berusaha melakukan fitnah terhadap lawan politik Pak Jokowi, yakni Bang Sandi,” katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (25/9/2018).

Fitnah tersebut salah satunya soal situs yang menulis skandal Sandiaga. Pada laman tersebut Sandi dituduh melakukan perselingkuhan dengan seorang wanita melalui beberapa artikel tanpa bukti kuat.

Dahnil berharap sikap tegas kepolisian tidak hanya diberikan kepada penebar fitnah kepada petahana atau pemerintah.

“Fitnah terhadap Bang Sandi ini adalah ujian penting, bisa atau tidak Kapolri berlaku adil dan berkeadilan,” tambahnya.

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah ini mengungkapkan Sandiaga telah tahu kabar tersebut. Meski begitu, Calon Wakil Presiden bernomor 02 menanggapinya dengan santai dan tidak akan menghentikan perjuangannya menjadi orang nomor dua di Indonesia.

“Setidaknya, dengan fitnah-fitnah itu menjadi tambahan pahala buat beliau, dan yang menabar fitnah bisa segera sadar bahwa kekuasaan selalu dipergilirkan,” tuturnya.

Sumber : Tempo.co

Tag : sandiaga uno, Pilpres 2019
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top