LAPORAN DARI JEPANG (8) : Dibuka Resmi, Festival Indonesia Tandai Lompatan Kemitraan RI-Jepang Berikutnya

Pada saat ini ada 1.800 perusahaan Jepang di Indonesia, dan sejak 1978 Indonesia telah mengirimkan tenaga kerja di sektor nurse dan careworker ke Jepang. Terjalin juga kerja sama bidang pendidikan dan pertukaran pelajar, riset, film.
Fatkhul Maskur | 29 Juli 2018 13:33 WIB
Wali Kota Kesennuma, Perfektur Miyagi, Shigeru Sugawara; Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rachmat Gobel; Parliamentery Vice Minister Kementerian Luar Negeri Jepang, Iwao Horii; Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif, Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri; Menko Bidang Pembangunan SDM dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga; Wakil Ketua Japan Indonesia Association, Kojiro Shiojiri; Presiden Direktur PT TMMIN, Warih Andang Tjahjono. - Bisnis.com

Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang telah berlangsung selama 6 dasawarsa. Tahun ini, persahabatan kedua negara diperingati dengan berbagai kegiatan, termasuk Festival Indonesia di Hibiya Park, Tokyo, 28—29 Juli 2018. Dalam rangka peringatan 60 tahun persahabatan itu, saya dan beberapa jurnalis dari Indonesia berkunjung ke Tokyo atas undangan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia—pabrikan mobil yang 95% sahamnya dimiliki oleh Toyota Motor Corporation (TMC).

Berikut ini laporannya.

Festival Indonesia dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Jepang di Hibiya Park, Tokyo, akhirnya resmi dibuka hari ini, Minggu (29/7/2018), setelah sempat ditunda.

Hadir dalam pembukaan ini di antaranya Duta Besar RI untuk Jepang Arifin Tasrif, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah A. A. Gede Ngurah Puspayogi, Utusan Khusus Indonesia untuk Jepang Rachmat Gobel.

Presiden kelima RI Megawati Soekarno Putri juga hadir di acara ini. Dari kalangan dunia usaha tampak Warih Andang Tjahjono, President Director PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN).

Adapun pejabat pemerintah Jepang yang hadir yakni Parliamentery Vice Minister Kementerian Luar Negeri Jeoang Iwao Horii, dan Wali Kota Kesennuma, Perfektur Miyagi Shigeru Sugawara. Dunia usaha Jepang diwakili oleh Wakil Ketua Japan Indonesia Association Kojiro Shiojiri.

Dalam sambutannya Dubes Arifin Tasrif mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya mendatangkan delegasi budaya Indonesia dari Jawa dan Sumatra hingga Papua.

"Seharusnya kita buka kemarin, tetapi karena ada Taifu Jamdori kemarin, sehingga baru di buka hari ini," kata Arifin.

Dia mengatakan bahwa hubungan Indonesia dengan Jepang selama 60 tahun berjalan dengan baik, dan terus meningkat. "Semoga acara ini bisa memberikan kesan yang mendalam, serta bisa mempererat hubungan Indonesia-Jepang."

Puan Maharani mengatakan sejak dibuka hubungan Indonesia-Jepang, kerja sama kedua negara terus meningkat. Tidak hanya antarpemerintah, tetapi juga antarwarganegaranya. Tidak saja dalam bidang politik, kerja sama Indonesia-Jepang terjalin pada bidang ekonomi, pendidikan, hingga budaya.

Saat ini ada 1.800 perusahaan Jepang di Indonesia, dan sejak 1978 Indonesia telah mengirimkan tenaga kerja di sektor nurse dan careworker ke Jepang. "Terjalin juga kerja sama bidang pendidikan dan pertukaran pelajar, riset, film."

Saat ini ada 42.000 warga negara Indonesia di Jepang, dan 5.600 orang di antaranya ada pelajar. Wisatawan Jepang yang ke Indonesia mencapai 500.000 orang per tahun, sedangkan wisatawan Indonesia yang ke Jepang sebanyak 300.000 orang.

Puan juga menyampaikan apresiasi kepada Jepang yang akan berpartisipasi dalam Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Iwao Horii mengatakan bahwa peringatan 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang ini memiliki makna penting.

"Setelah 60 tahun berjalan hubungan persahabatan dan kerja sama yang erat, peringatan tahun ini menandai lompatan berikutnya untuk kerja sama dan persahabatan 6o tahun ke depan."

Pembukaan secara resmi Festival Indonesia secara simbolis dengan pengguntingan pita secara berama-sama oleh Arifin Tasrif, Puan Maharani, A. A. Gede Ngurah Puspayoga, Rachmat Gobel, Megawati Soekarnoputri, Warih Andang Tjahjono, Jeoang Iwao Horii, dan Shigeru Sugawara.

Pembukaan Festival Indonesia secara resmi ditandai dengan pemotongan pita oleh sejumlah tokoh Indonesia dan Jepang. Setelah itu, sebuah kolaborasi Tarian Jaipong dengan Taiko, yang merupakan kesenian tradisional Jepang menjadi sajian pertama buat para pemirsa yang hadir di Festival Indonesia.

 

Tag : Laporan dari Jepang, Festival Indonesia di Tokyo
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top