Makassar dan Dua Pilkada Kotak Kosong Lain Ajukan Gugatan ke MK

Mahkamah Konstitusi menerima 4 gugatan dari 16 Pilkada kotak kosong, termasuk Pilwali Kota Makassar yang merupakan satu-satunya Pilkada dengan kotak kosong sebagai pemebang.
Samdysara Saragih | 13 Juli 2018 17:07 WIB
Tenaga relawan menunjukkan surat suara pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang telah disortir, di kantor KPU Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13 - 6)..Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Mahkamah Konstitusi menerima 4 gugatan dari 16 Pilkada kotak kosong, termasuk Pilwali Kota Makassar yang merupakan satu-satunya Pilkada dengan kotak kosong sebagai pemenang.

Dua gugatan lainnya dari pilkada kotak kosong adalah Kabupaten Puncak dan Kabupateh Memberamo Tengah. Dalam Pilkada di duakabupaten itu, kotak kosong kalah dari calon tunggal.

Empat  Gugatan Pilkada Kotak Kosong

Penggugat

Kota/Kabupaten

Selisih suara

Lembaga Masyarakat Adat Kerukunan Masyarakat Pegunungan Tengah Lapago

Puncak

81,29%

Pemilih Terdaftar

Mamberamo Tengah

73,39%

Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti Ilham

Kota Makassar

Pembatalan KPU

 Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi Yustitia

Kota Makassar

6,47%


Uniknya, gugatan dari Kota Makassar tidak hanya dilakukan oleh kontestan yang kalah dari kotak kosong, yaitu Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Gugatan juga diajukan oleh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti Ilham. Materi gugatnnya tidak terkait perolehan suara, tetapi terkait dengan pencoretannya dari pencalonan sehingga memunculkan calon tunggal Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Pilkada 2018 memunculkan 16 calon tunggal melawan kotak kosong, yaitu 15 pemilihan bupati dan satu pemilihan walikota. Keenam belas pilkada itu adalah:

1. Padang Lawas Utara

2. Kota Prabumulih

3. Pasuruan

4. Lebak

5. Kabupaten Tangerang

6. Kota Tangerang

7. Tapin

8. Minahasa Tenggara

9. Puncak Papua

10. Enrekang

11. Mamasa

12. Jayawijaya

13. Deli Serdang

14. Mamberamo Tengah

15. Bone

16. Kota Makassar

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top