Jokowi: MTQ Ingatkan Al-Quran Sebagai Pegangan Hidup

Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya percaya bahwa ada harapan yang kuat agar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) turut mengingatkan Al-Quran sebagai nafas dan dan pegangan hidup yang hakiki.
Yodie Hardiyan | 11 Juli 2018 20:23 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan ketika membuka acara MTQ internasional ke-2, MTQ Nasional Antar-Pondok Pesantren ke-8, dan kongres ke-5 Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA--- Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya percaya bahwa ada harapan yang kuat agar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) turut mengingatkan Al-Quran sebagai nafas dan dan pegangan hidup yang hakiki.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan Pembukaan MTQ Internasional II, MTQ Nasional VIII Antar Pondok Pesantren, Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama dan penyerahan mushaf Al-Quran di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

"Saya percaya ada harapan yang kuat agar MTQ turut mengingatkan kepada kita semuanya untuk menjadikan Al-Quran sebagai nafas, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki, mengingatkan kita semua akan Al-Quran benar-benar kita resapi, hayati dan amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Presiden.

Selain itu, Presiden berharap Al-Quran dapat menjadi panduan dalam menjalankan Wasatiyyah Islam atau Islam yang moderat dan Islam yang menyejukkan. Presiden mengingatkan bahwa para ulama dan cendekiawan Muslim dunia telah berkumpul di Indonesia pada Mei 2018 untuk menanamkan bibit awal terbentuknya poros Wasatiyyah Islam dunia.

"Saat itu semua menyatakan optimisme bahwa poros Wasathiyah Islam dunia akan menjadi arus utama. Langkah itu memberikan harapan bagi lahirnya dunia yang damai, dunia yang aman, dunia yang sejahtera, dunia yang berkeadlan sosial," katanya.

Di samping itu, Presiden berharap lafal Al-Quran yang diucapkan dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional II dapat terdengar di seluruh penjuru Indonesia dan dunia mengumandangkan nilai-nilai kemanusiaan.

"Saya harap keindahan lafal Al-Quran dari MTQ ini akan terdengar di seluruh penjuru Indonesia dan penjuru dunia mengumandangkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang mengutamakan kepada yang lemah, kepada yang fakir, kepada yang miskin," kata Presiden.

Menurutnya, nilai-nilai itu berusaha diwujudkan oleh pemerintah dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi umat seperti bank wakaf mikro, pendidikan vokasional berbasis pesantren, program redistribusi aset sampai reforma agraria.

"Yang ini semuanya kita harapkan bisa memberikan pemberdayaan ekonomi umat. Memang baru pada awal-awal kita mulai, belum dalam jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu, sabar," kata Presiden.

Tag : mtq nasional
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top