Ini 10 Poin Rekomendasi dari Pertamuan Ulama Internasional

Pertemuan dai dan ulama internasional menghasilkan 10 poin utama untuk mempererat persatuan.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 06 Juli 2018 22:33 WIB
Ilustrasi - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA – Pertemuan dai dan ulama internasional menghasilkan 10 poin utama untuk mempererat persatuan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menutup acara Multaqo Pertemuan ulama dan dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa yang telah berjalan selama 4 hari di Jakarta.

Dia mengapresiasi penyelenggaraan Multaqo yang berjalan dengan lancar, serta antusiasme sebanyak 600 peserta yang terdiri dari para ulama dan dai internasional.

"Multaqo kali ini ketika dibuka, kursi penuh semua hadir, ketika ditutup pun peserta bertahan merasakan hal yang sama. Ini menandakan betapa pertemuan di tempat ini merupakan  ini pertalian kasih sayang di antara kita yang hadir dari seluruh dunia," kata Anies dalam siaran pers Jumat (6/7/2018).

Anies sebagai perwakilan dari Pemprov DKI merasa terhormat dapat menyelenggarakan acara ini di Ibu Kota.

"Saya atas nama Pemprov DKI menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Apa yang kami siapkan dalam kegiatan Multaqo ini amat kecil dibandingkan dengabmn doa yang kami dapatkan dari ulama dan dai Afrika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia,” ujarnya.

Seperti diketahui, Multaqo ini merupakan Forum Ilmiah Internasional kelima ulama dan dai se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa dengan tema Bersatulah. Forum tersebut merupakan kerja sama antara Yayasan Al-Manara dan Pemerintah Jakarta. Adapun yang hadir dai, ulama, peneliti, aktivis, dan tokoh masyarakat.

Adapun forum ini menghasilkan sebanyak 10 poin rekomendasi di antaranya menekankan pentingnya hidup berdampingan secara damai antara muslim dan nonmuslim, berpegang kepada Alquran dan Sunnah dengan pemahaman komprehensif terintegrasi kaidah ilmiah dan praktis, membangun kemitraan antara lembaga dakwah, pemerintah, pendidikan dan swasta.

Lebih lanjut, meningkatkan peran dan kontribusi lembaga dakwah terhadap sumber daya manusia, memperkuat posisi keluarga sebagai institusi dan pondasi dasar bermasyarakat, mendorong dai dan ulama memanfaatkan teknologi informasi,

Selain itu,  menjadi menciptakan perdamaian melalui dakwah dan pendidikan, menghargai semua perbedaan seperti etnis, sosial, dan budaya, memperkuat kedudukan Jakarta sebagai pusat peradaban berbasis pendidikan Islam, serta membentuk panitia khusus untuk merealisasikan seluruh keputusan forum Multaqo ini dengan melibatkan semua unsur-unsur terkait.

Tag : ulama
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top