PIALA DUNIA 2018: Tidak Ikut, Pemesan Tiket dari AS Melonjak

Pemesanan pesawat terbang dari Amerika Serikat menuju Rusia melonjak hingga 66%, kendati Negeri Pamn Sam tidak berkompetisi di dalam turnamen Piala Dunia tahun ini.
Dwi Nicken Tari | 12 Juni 2018 19:45 WIB
Piala Dunia 2018: Rusia, Akankah Meraup Keuntungan Ekonomi? - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemesanan pesawat terbang dari Amerika Serikat menuju Rusia melonjak hingga 66%, kendati Negeri Pamn Sam tidak berkompetisi di dalam turnamen Piala Dunia tahun ini.

Sementara itu, perusahaan teknologi perjalanan Travelport mencatat, Italia menjadi negara dengan penurunan tiket menuju Rusia terdalam, hingga 16%, seiring dengan Italia gagal terjun ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Secara keseluruhan, berdasarkan data dari sistem distribusi global (global distribution systems/GDS) yang dianalisis Travelport, pemesasanan penerbangan ke Rusia dari AS untuk tujuan wisata selama turnamen, 14 Juni - 15 Juli, meningkat 136.503 dalam jumlah, kenaikan 34%.

Pemesann dari AS naik sebanyak 13.654 dalam jumlah atau 66%, sementata Jerman mencatatkan pertumbuhan terbesar sebanyak 16.213 pesanan atau 44%.

"Luar biasa melihat Piala Dunia menarik orang untuk bepergian," kata Chief Commercial Officer Travelport Stephen Shurrock, seperti dikutip Reuters, Selasa (12/6/2018).

Dia menambahkan, pendukung Jerman jelas sekali optimistis bakal meraih juara melihat banyaknya jumlah fans yang terbang ke Rusia untuk mendukung tim nasionalnya.

Adapun ketertarikan AS juga didukung oleh data ForwardKeys yang dirilis pekan lalu. Data tersebut menganalisis data dari GDS dan beberapa perusahaan penerbangan serta operator perjalanan yang melihat waktu kedatangan dari 4 Juni - 15 Juli 2018.

Berdasarkan analisis tersebut, AS telah menyumbangkan pelancong tambahan ke Rusia. Kendati demikian, ForwadKeys menggarisbawahi bahwa populasi AS sama besarnya dengan Amerika Latin, khususnya di antara fans terbesar sepak bola.

"Hasil ini mungkin mengejutkan karena AS tidak memenuhi persyaratan untuk final namun ketertarikan untuk hadir meningkat pesat sejak Piala Dunia 1994 ketika mereka menjadi tuan rumah," tulis ForwardKeys.

Tag : piala dunia 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top