Kediaman Najib Digeledah, Barang Mewah & Uang Tunai Disita

Polisi Malaysia menyita 284 kardus berisi puluhan tas jinjing dan kantong berisi uang tunai selain perhiasan di kediaman pribadi milik mantan PM Malyasia Najib Razak hari ini, Jumat (18/5/2018).
John Andhi Oktaveri | 18 Mei 2018 13:26 WIB
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dari Barisan Nasional (BN) mengikuti pemungutan suara di Pekan, Pahang, Malaysia, Rabu (9/5). Malaysia menggelar pemilihan umum hari ini. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Polisi Malaysia menyita 284 kardus berisi puluhan tas jinjing dan kantong berisi uang tunai selain perhiasan di kediaman pribadi milik mantan PM Malyasia Najib Razak hari ini, Jumat (18/5/2018).

Barang itu disita dari sebuah kondominium mewah pada dinihari tadi. Barang-brang tersebut termasuk perhiasan, jam tangan dan barang menilai tinggi lainnya,” menurut laporan polisi sebagaimana dikutip Channelnewsasia.com, Jumat (18/5/2018).

Kepala Uni Investigasi Kejahatan Komersil, Amar Singh mengatakan kepada wartawan di salah satu kediaman Najib pagi ini bahwa nilai barang yang disita belum bisa dihitung karena membutuhkan waktu untuk menghitungnya.

"Personel kami memeriksa tas dan menemukan berbagai mata uang termasuk ringgit Malaysia dan dollar AS, jam tangan, perhiasan serta 72 kantong," ujarnya. Singh menyatakan di antara tas bermerk yang disita termasuk merk terkenal seperti Hermes dan Louis Vuitton.

Polisi sejauh ini menggeledah enam lokasi, termasuk kantor perdana menteri dan kediaman resmi perdana menteri di kawasan Putrajaya. Demikian juga dengan empat kediaman pribadi yang terkait dengan Najib, ujar Singh.

Dia mengonfirmasi bahwa penggeledahan itu terkait dengan investigasi atas skandal multi miliar dolar terkait perushaan milik negara yang didirikan Najib, 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

“Penyelidikan dilakukan secara simultan. Penyelidikan di kondominium mewah yang berada di Jalan Raja Chulan tidak mengalami kendala,” katanya.

Dalam penggeledahan itu dia mengatakan menemukan dokumen terkait 1MDB. Akan tetapi Singh tidak berkomentar ketika disebutkan di antara barang sitaan itu terdapat emas batangan.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top