Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dulu Musuh, Sekarang Sekutu, Mahathir Temui Anwar Ibrahim

Beberapa jam setelah mengumumkan kabinet baru Malaysia, Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad menggelar pertemuan dengan mantan musuhnya yang berubah menjadi sekutu, Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Mei 2018  |  06:29 WIB
Mahathir Mohamad, mantan PM Malaysia dan kandidat oposisi dari Pakatan Harapan (Alliance of Hope) dalam news conference setelah pemilihan umum  di Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (10/5/2018) - REUTERS
Mahathir Mohamad, mantan PM Malaysia dan kandidat oposisi dari Pakatan Harapan (Alliance of Hope) dalam news conference setelah pemilihan umum di Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (10/5/2018) - REUTERS

Bisnis.com, KUALA LUMPUR -- Beberapa jam setelah mengumumkan kabinet baru Malaysia, Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad menggelar pertemuan dengan mantan musuhnya yang berubah menjadi sekutu, Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Pertemuan yang digagas para pemimpin koalisi Pakatan Harapan itu disebut-sebut membahas penunjukkan menteri untuk tujuh posisi kabinet yang belum diisi.

Pertemuan itu digelar di Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras di mana Anwar mendapatkan perawatan, kemarin malam.

"Saya dapat memastikan bahwa perdana menteri mengadakan pertemuan dengan Anwar pukul 5 sore tetapi saya tidak tahu rinciannya karena saya tidak ikut membahasnya," kata wakil presiden PKR Tian Chua yang turut hadir dalam pertemuan itu, seperti dikutip New Straits Times.

"Tujuan pertemuan ini tampaknya berkaitan dengan penunjukan para menteri kabinet baru Pakatan Harapan yang nama-namanya akan segera diumumkan."

Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Keuangan Lim Guan Eng, Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail, Menteri Besar Selangor Datuk Seri Azmin Ali, Wakil Presiden PKR Nurul Izzah Anwar dan anggota parlemen Zuraida Kamaruddin.

Kemarin Mahathir sudah mengumumkan menteri untuk pos-pos kunci menteri keuangan, menteri dalam negeri dan menteri pertahanan. Masih ada tujuh jabatan menteri yang lowong.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia mahathir mohamad

Sumber : Antara

Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top