Golkar Mulai Sosialisasikan Capres Jokowi

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh pengurus Golkar di daerah mulai menyosialisasikan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pemenangan Pemilu Presiden 2019.
John Andhi Oktaveri | 28 Maret 2018 10:37 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) memberikan keterangan pers seusai menggelar pertemuan tertutup antara DPP Partai Golkar dengan Dewan Pembina Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/3). Pertemuan tertutup tersebut membahas mengenai konsolidasi Partai Golkar terkait Pilkada serentak 2018 serta membahas penjaringan daftar calon sementara DPR untuk Pemilu 2019. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh pengurus Golkar di daerah mulai menyosialisasikan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pemenangan Pemilu Presiden 2019.

"Sosialisasi pemenangan Golkar dan Presiden Jokowi di ajang pilkada dan pemilu serentak, mulai kami lakukan sekarang,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (28/3/2018).

Dia mengaku mendorong daerah untuk memasang foto Jokowi dalam setiap kegiatan partai agar capres itu tersosialisasi dengan baik.

Airlangga menegaskan para senior Partai Golkar juga menyatakan siap turun ke lapangan membantu sosialisasi dan kampanye pemenangan Presiden Jokowi, serta pilkada dan pemilihan legislatif.

"Kami mendapatkan masukan dari Dewan Pembina agar seluruh senior partai Golkar siap untuk terjun dalam kampanye pileg maupun pilpres," katanya.

Airlangga mengatakan partainya akan fokus memenangkan Pilkada 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019 melalui slogan "Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Untuk Indonesia Sejahtera."

Dia menargetkan pemenangan Pileg sebesar 18% atau setara 110 kursi di DPR.
Lebih jauh terkait usulan calon wakil presiden pendamping Jokowi, Menteri Perindustrian itu menekankan bahwa Golkar baru akan membahasnya setelah perhelatan pilkada selesai.

Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid sebelumnya menyambut baik penilaian masyarakat yang menyebut Airlangga layak mendampingin Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Kita sambut baik dong, apresiasi dan penilaian dari luar Golkar justru menunjukan bahwa Pak Airlangga memang secara subyektif dinilai mampu dan pantas untuk mendampingi Pak Jokowi," kata Meutya.

Hanya saja, politisi asal daerah pemilihan Sumatra Utara itu mengaku belum ada pembicaraan formal soal pencalonan Menteri Perindustrian itu sebagai cawapres Jokowi. Dia hanya menyatakan secara formal memang belum dibicarakan , namun secara kepantasan memang Ketua Umum sebagai kader terbaik yang ditunjuk untuk maju dalam kontestasi Pilpres.

Wakil Komisi I DPR RI menyatakan, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada mantan Gubenur DKI Jakarta itu untuk menentukan sosok pendampingnya.

"Jadi tetap tunggu keputusan Pak Jokowi. Tapi posisi siap jadi cawapres jika diminta Pak Jokowi," ujarnya.

 

Tag : partai golkar, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top