Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Bilang Kritik Sama Nyinyir Itu Beda

Presiden Joko Widodo menegaskan pemeritah tidak tutup mata dengan banyaknya kritik dalam menjalankan program kerja pembangunan nasional
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  21:16 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. - ANTARA/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. - ANTARA/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo menegaskan pemeritah tidak tutup mata dengan banyaknya kritik dalam menjalankan program kerja  pembangunan nasional.

Akan tetapi, Jokowi menegaskan kritik yang masuk harus berdasarkan data, dan bermuara pada pencarian solusi.

Dihadapan kader Partai Perindo yang mengikuti  Rapimnas di Jakarta Convention Center, Jokowi menegaskan bahwa kritik itu berbeda dengan mencela, mencemooh dan menghina.

“Kritik sama nyinyir itu beda lagi, beda,”  tuturnya, Rabu (21/3/18).

Kendati demikian, Jokowi mengingatkan apa yang dilakukan pemerintah saat ini, belum tentu melenceng dari rencana pembangunan. Meskipun, dia menyadari bahwa keberadaan kritik sangat penting untuk memperbaiki pekerjaan.

Ketika diminta menanggapi soal pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar pada 2030 pun ditanggapi dingin oleh Presiden. Jokowi mengatakan saat ini baiknya seluruh elemen masyarakat memandang ke depan dengan optimisme.

“Kita harus memberikan sebuah harapan,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pemerintah
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top