Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hentikan Hukuman Mati!

Demonstran yang terdiri atas beberapa lembaga swadaya seperti Migrant Care, HRWG, Serikat Buruh Migran Indonesia Dan Jaringan Buruh Migran menyuarakan "Hentikan Hukuman Mati" di depan Kedutaan Besar Arab Saudi pada Selasa (20/3/2018) pagi, Jakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Maret 2018  |  12:06 WIB
Demo mengecam eksekusi mati TKI Zaini Misrin di Arab Saudi. Demo digelar di depan Kedubes Arab Saudi, Jakarta, Selasa (20/3). - JIBI/Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh
Demo mengecam eksekusi mati TKI Zaini Misrin di Arab Saudi. Demo digelar di depan Kedubes Arab Saudi, Jakarta, Selasa (20/3). - JIBI/Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

Kabar24.com, JAKARTA - Demonstran yang terdiri atas beberapa lembaga swadaya seperti Migrant Care, HRWG, Serikat Buruh Migran Indonesia Dan Jaringan Buruh Migran menyuarakan "Hentikan Hukuman Mati" di depan Kedutaan Besar Arab Saudi pada Selasa (20/3/2018) pagi, Jakarta.

Hal ini dilakukan dalam bentuk protes eksekusi mati salah satu TKI Indonesia yaitu Muhammad Zaini Misrin pada Minggu (18/3/2018) pukul 11.30 waktu setempat.

"Hukuman mati merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia paling dasar yaitu hak hidup," kata Anis Hidayah dari Migrant Care saat berorasi.

Mereka meminta Indonesia juga menghentikan hukuman mati sebagai bukti bahwa Indonesia peduli terhadap hak asasi manusia.

Migrant Care juga menuntut Pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan nota protes diplomatik kepada Kerajaan Saudi Arabia dan mempersonanongrata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia.

Selain itu, mereka juga meminta Pemerintah Indonesia untuk mengerahkan sumber daya politik dan diplomasi untuk mengupayakan pembebasan ratusan buruh migran yang terancam hukuman mati di seluruh dunia.

Saat ini, ada 21 TKI di Arab Saudi yang sedang menunggu eksekusi mati. Migrant Care berharap tidak akan ada lagi eksekusi mati TKI di mana pun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukuman mati

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top