Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asean-Australia Special Summit 2018, Ini Poin yang Dibahas

Asean-Australia Special Summit 2018 digelar pertama kali di Sydney, Australia.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 15 Maret 2018  |  20:49 WIB
Asean-Australia Special Summit 2018, Ini Poin yang Dibahas
Dubes Australia untuk Asean Jane Duke - JIBI/Deliana Pradhita Sari

Kabar24.com, SYDNEY - Asean-Australia Special Summit 2018 digelar pertama kali di Sydney, Australia.

Konferensi tingkat tinggi 10 petinggi negara Asia Tenggara dan Perdana Menteri Australia ini dihelat tiga hari, Jumat-Minggu (16-18 Maret) di International Convention Centre, Sydney, Australia.

Duta Besar Australia untuk Asean Jane Duke mengatakan Asean-Australia Special Summit bakal membahas dua isu prioritas yakni kemakmuran bangsa-bangsa dan isu keamanan.

"Konferensi ini memperkuat kerja sama pada area-area tertentu, antara Australia dengan 10 negara Asean," katanya saat ditemui di Sofitel Hotel, kawasan Sydney Harbour, Kamis (16/3/2018).

Menjabat sebagai duta besar untuk Asean, Duke memandang negara di kawasan Asia Tenggara prosektif untuk diajak berkerjasama.

Kendati telah membina hubungan sejak 1974, Australia ingin lebih memperkuat berbagai aspek dengan Asean.

Adapun aspek tersebut antara lain dari sisi ekonomi, perdagangan dan investasi (investment flow).

Sementara itu, dari sisi keamanan, Australia dan Asean bakal menandatangani perjanjian tentang penanggulangan aksi terorisme.

Isu keamanan yang telah dibangun oleh Australia dan Asean antara lain keamanan maritim, penjualan manusia (human trafficking), sanksi kejahatan lintas negara (cross border) dan perlingungan siber terhadap perempuan dan anak.

"Kami menginginkan hasil dari Asean-Australia Special Summit dapat memperkokoh hubungan kenegaraan," ucapnya.

Jane Duke merupakan Dubes Australia yang ditugaskan untuk Asean sejak 2016. Duke menggangtikan pendahulunya, Simon Marrifield, yang bertugas sejak 2013. Marrifiled merupakan dubes Australia pertama untuk kawasan Asia Tenggara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean australia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top