Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Muhaimin Yakin Dipinang Jadi Cawapres, Jokowi Bilang Belum Tentu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan ia belum tentu meminang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Pemilihan Presiden 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  14:47 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/11). - Antara/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/11). - Antara/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan ia belum tentu meminang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Pemilihan Presiden 2019.

Menurut Jokowi, dirinya masih merumuskan kriteria yang cocok untuk calon pendampingnya.
Jokowi menjelaskan tim internal miliknya dan partai-partai pendukung masih menggodok kriteria untuk calon wakil presidennya.

"Belum rampung, belum selesai. Kriterianya baru dirumuskan. Apalagi orangnya," katanya seusai menghadiri pembukaan Rapimnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Hotel Novotel, Tangerang, Rabu (7/3/2018).

Sebelumnya Muhaimin Iskandar yakin bahwa Jokowi akan memilihnya sebagai calon wakil presiden. Pernyataan Muhaimin disampaikan dalam acara 'Sholawat Anti Narkoba Para Artis bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar' yang berlangsung di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen, kemarin.

Menanggapi pernyataan Muhaimin, Jokowi berujar itu adalah hal yang bagus.

"Bagus, bagus. Semakin banyak calon semakin bagus," ucapnya.

Jokowi menuturkan dirinya terus membangun komunikasi dengan Muhaimin.

"Komunikasi tiap hari," tuturnya.

Meski optimistis, Muhaimin mengatakan masih menunggu pertimbangan dari para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama melalui musyawarah yang bakal digelar dalam waktu dekat ini. Ia tak memastikan waktu musyawarah tersebut.

"Saya pribadi dan teman-teman kebanyakan juga merasa lebih nyaman dengan koalisi yang sudah ada," ujarnya, kemarin.

Hingga kini, PKB menjadi salah satu partai yang belum menentukan sikap untuk koalisi partai politik menjelang Pemilu 2019. PKB, yang juga partai pendukung pemerintah, belum memutuskan apakah akan mendukung Jokowi atau merapat ke Partai Gerindra yang berniat mengusung ketua umum mereka, Prabowo Subianto.

Muhaimin Iskandar sempat mengatakan akan membuat poros baru untuk Pemilu Presiden 2019, jika dirinya gagal menjadi bakal calon wakil presiden atau cawapres Jokowi ataupun Prabowo Subianto.

"Itu inisiatif teman-teman yang ingin membawa demokrasi ini dinamis. Tentu kami saling mendoakan. PKB belum mengambil sikap," kata Muhaimin di sela-sela kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-2, alumni Pondok Pesantren Al Falah Ploso di Pondok Pesantren Mamba'ul Maarif Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu pekan lalu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top