Pemkot Surabaya Gratiskan 3 Sentra Baru UKM

Pemerintah Kota Surabaya tahun ini akan menambah 3 sentra UKM guna mewadahi para pelaku UMKM yang semakin berkembang di Surabaya.
Peni Widarti | 20 Februari 2018 16:56 WIB
Warung nasi sederhana - Antara

Bisnis.com, SURABAYA—Pemerintah Kota Surabaya tahun ini akan menambah 3 sentra UKM guna mewadahi para pelaku UMKM yang semakin berkembang di Surabaya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih mengatakan dengan menambah 3 sentra UKM maka Surabaya secara total punya 10 sentra UKM.

"Sentra-sentra ini diharapkan menjadi solusi tempat pemasaran produk hasil usaha mereka. Sekaligus tempat ini bisa memangkas biaya sewa tempat penjualan karena sentra kami gratis," jelasnya dalam siaran pers hari ini Selasa (20/2/2018).

Meski gratis, lanjut Arini, para pelaku UKM harus melewati beberapa proses dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Dinas Perdagangan Kota Surabaya. Salah satunya, produk yang akan dipasarkan harus sudah layak jual, baik dari segi kualitas, rasa, dan kemasannya.

“Yang paling penting juga harus disiplin, karena kami sangat gencar pemasarannya, baik melalui online maupun offline. Kami juga selalu sarankan untuk mengikuti pahlawan ekonomi atau pejuang muda yang digelar setiap minggunya,” katanya.

Adapun 3 sentra UKM tambahan rencananya akan dibangun di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jembatan Merah Plaza (JMP) dan salah satu tempat wisata di Surabaya yang saat ini masih dalam perencanaan.

Sementara itu 7 sentra UKM lain yang sudah ada di antaranya Sentra UKM Merr, Sentra UKM Siola, Sentra UKM ITC Mall, Sentra UKM Delta mall, Sentra UKM Bandara Juanda, Sentra UKM Surabaya North Quay atau Pelindo, dan Sentra UKM Park And Ride.

Arini mengatakan sejauh ini pemkot telah melakukan re-branding dan re-design agar produk UKM asli Surabaya diminati konsumen. Dia mengklaim langkah tersebut telah cukup meningkatkan omzet penjualan para UKM di masing-masing sentra.

Tercatat pada 2016 sentra UKM Merr membukukan transaksi Rp425,4 juta, Sentra UKM Siola Rp740,2 juta, Sentra UKM Cito Rp103,2 juta, dan Sentra UKM ITC Rp214,2 juta.

Lalu pada 2017, sentra UKM Merr membukukan transaksi sebanyak Rp432,2 juta, sentra UKM Siola Rp1 miliar lebih, sentra UKM Cito Rp141,4 juta, dan Sentra UKM ITC Rp261,4 juta.

Sementara itu sentra UKM di bandara dan Pelindo serta Park and Ride yang baru dibangun akhir 2017, dalam 2 bulan membukukan transaksi Rp18 juta di bandara, pelabuhan Rp27 juta dan Park and Ride Rp2,5 juta.

Tag : ukm
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top