BMKG : Waspadai Hujan Lebat, Puncak Musim Hujan Hingga Maret

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa Indonesia masih berada pada periode musim hujan hingga Maret mendatang.
Amanda Kusumawardhani | 07 Februari 2018 12:49 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa Indonesia masih berada pada periode musim hujan hingga Maret mendatang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan kondisi ini dipengaruhi angin baratan yang cukup kuat sejak Januari 2018 dan diperkirakan hingga Maret 2018 wilayah Indonesia masih berada pada periode puncak musim hujan.

“Beberapa wilayah yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat dalam seminggu ke depan, yaitu di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua, dan Papua Barat,” ucap Dwikorita dalam keterangan resminya, Rabu (7/2/2018).

Demikian pula dengan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), menurutnya, saat ini memasuki puncak musim hujan yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat hingga sepekan ke depan.

BMKG memperkirakan hujan lebat dan angin kencang lebih dari 20 knot berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia, meliputi Laut China Selatan, Laut Natuna, Riau, Kepulauan Riau, Laut Jawa, Laut Banda, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, NTB, dan Laut Arafuru.

“Potensi angin kencang ini berdampak pada peningkatan gelombang laut dengan tinggi gelombang mencapai 2,5-6 meter di Perairan Utara Kepulauan Anambas, Natuna, Perairan Utara Singkawang, Laut China Selatan, dan Laut Natuna Utara,” jelas Dwikorita.

Untuk itu, Dwikorita mengimbau masyarakat mewaspadai potensi terjadinya genangan, banjir, dan tanah longsor.

“Waspada hujan lebat disertai angin yang dapat menyebabkan pohon tumbang serta tidak berlindung di bawah pohon ketika terjadi hujan dan petir, “ imbaunya.

Terkait bencana hidrometeorologi, seperti kejadian bencana tanah longsor di Kawasan Puncak, Bogor, dan banjir di beberapa wilayah Jakarta, akibat luapan bendungan Katulampa, Dwikorita mengemukakan hal itu diakibatkan salah satunya hujan ekstrem yang terjadi di wilayah Puncak Bogor dalam dua hari terakhir berturut-turut.

“Curah hujan yang tercatat sebesar 152 mm/hari dan 164 mm/hari,” ujarnya.

Tag : bmkg, cuaca ekstrem
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top