Pura Besakih Dibuka Kembali untuk Kunjungan Wisatawan

Pemprov Bali memutuskan membuka kembali kawasan Pura Besakih untuk kunjungan wisatawan dan persembahyangan umat Hindu meskipun Gunung Agung yang berjarak sekitar 6 kilometer masih dalam status Awas.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 27 Desember 2017  |  14:51 WIB
Pura Besakih Dibuka Kembali untuk Kunjungan Wisatawan
Wisatawan beraktivitas di Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa (19 - 9).ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, DENPASAR — Pemprov Bali memutuskan membuka kembali kawasan Pura Besakih untuk kunjungan wisatawan dan persembahyangan umat Hindu meskipun Gunung Agung yang berjarak sekitar 6 kilometer masih dalam status Awas.

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan melihat perkembangan status Gunung Agung dan berdasarkan persetujuan Presiden Joko Widodo mencabut status tanggap darurat yang diambil dalam rapat kabinet terbatas di Wisma Werdapura Sanur, Denpasar, Jumat (22/12) lalu, diinstruksikan untuk membuka kembali operasional kegiatan Pura Besakih.

“Walaupun kegiatan operasional sudah dibuka, saya tetap meminta para petugas manajemen operasional Pura Besakih maupun masyarakat secara umum yang ada di kawasan pura tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak yang berwenang,” katanya di Kantor Gubernur Bali, Rabu (27/12/2017).

Menurut Sudikerta menjelaskan penutupan sementara dilakukan sejak adanya penetapan Pura Besakih masuk dalam kawasan rawan bencana Gunung Agung pada 25 November 2017. Pura terbesar di Bali itu tertutup untuk kegiatan ibadah maupun kunjungan wisatawan.

Wagub Sudikerta yang juga sebagai Kepala Badan Pengelola Manajemen Operasional Pura Besakih ketika itu menutup sementara Pura Besakih untuk menjaga keamanan masyarakat.

Saat menginstruksikan pembukaan kembali Pura Besakih hari ini, Sudikerta didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Anak Agung Gede Geriya, dan Asisten Pemerintah dan Kesra I Dewa Putu Eka Wijaya Wardhana.

Instruksi tersebut ditetap setelah rapat internal Manajemen Operasional Pura Besakih terkait keberlanjutan pelaksanaan operasional Pura Besakih, bertampat di Ruang Rapat Wagub, Kantor Gubernur Bali.

Wakil Manager Manajemen Operasional Pura Besakih I Wayan Ngawit mengatakan akan menjalankan intruksi tersebut dan berkoordinasi dengan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Bali terkait dengan pengumuman resmi yang akan dikeluarkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top