SKANDAL KORUPSI AUSTRIA: Bekas Menteri Keuangan Jalani Persidangan

Mantan menteri keuangan Austria, Karl-Heinz Grasser, pada Selasa (12/12/2017) menjalani persidangan atas tuduhan menerima uang suap serta melakukan penggelapan dalam salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah negara itu.
Newswire | 13 Desember 2017 02:17 WIB
Bekas Menteri Keuangan Austria Karl-Heinz Grasser - Reuters/Leonhard Foeger

Kabar24.com, WINA - Austria mulai menyidangkan kasus korupsi yang dinilai sebagai salah satu skandal terbesar sepanjang sejarah negeri itu.

Mantan menteri keuangan Austria, Karl-Heinz Grasser, pada Selasa (12/12/2017) menjalani persidangan atas tuduhan menerima uang suap serta melakukan penggelapan dalam salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah negara itu.

Grasser beserta 15 bekas politisi, manajer, dan pejabat perbankan tingkat tinggi didakwa memiliki kaitan dengan privatisasi perusahaan perumahan negara, Buwog, pada 2004.

Grasser (48) merupakan salah satu politisi paling populer Austria dan pada 2000 muncul sebagai menteri keuangan termuda yang dimiliki negara itu. Ketika itu, ia pada usia 31 tahun ditunjuk untuk menjalankan koalisi antara kalangan konservatif dan Partai Kebebasan yang berhaluan kanan-jauh.

Ia dituduh menggelapkan komisi pembelian atas 60.000 apartemen federal.

Grasser membantah tuduhan tersebut dan mengatakan dalam wawancara di televisi pada Senin bahwa ia merasa senang persidangan dimulai sehingga bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Para pengacaranya mengatakan kasus itu bermuatan politik, yang muncul pada saat konservatif dan kanan-jauh sedang bekerja sama membentuk pemerintahan untuk menggantikan koalisi yang dipimpin kalangan demokrat sosial.

Para penyidik menghabiskan delapan tahun untuk mengumpulkan bukti-bukti serta menyiapkan dakwaan, yang tercantum dalam dokumen lebih dari 800 halaman.

Dokumen menyebutkan bahwa ia menurunkan harga penjualan apartemen-apartemen milik pemerintah.

Dalam tender proyek pembangunan apartemen, tersisa dua kandidat pelaksana dan akhirnya kontrak diberikan kepada sebuah konsorsium keuangan, yang menawarkan pendanaan hanya lebih dari 1 juta euro dibandingkan saingannya.

Setelah penjualan, komisi sebanyak jutaan euro mengalir ke para rekanan Grasser yang mengusulkan kesepakatan itu, menurut para jaksa.

Grasser, yang menikah dengan pesohor kehidupan sosial Fiona Swarovski --pewaris perusahaan pembuat kristal Swarovski-- mengatakan telah menjadi korban prasangka media dan lembaga peradilan.

Pengadilan terhadap Grasser merupakan bagian terbaru yang muncul dari masa jabatan Kanselir Wolfgang Schuessel, yang mulai menjabat pada tahun 2000. Pengadilan lain terkait dengan sektor telekomunikasi dan properti.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : korupsi, austria
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top