SPIONASE RUSIA-AS: Kremlin Siapkan Balasan Setimpal Atas Washington

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (14/11) waktu setempat mengatakan pemerintahnya akan melakukan pembalasan jika jaringan berita internasional Rusia RT America dipaksa mendaftar sebagai agen asing di Amerika Serikat.
Newswire | 15 November 2017 13:48 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov saat bersalaman dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat era Pemerintahan Obama, John Kerry (kiri). - Reuters

Kabar24.com, MOSKOW - Rusia menyiapkan langkah setimpal untuk membalas perlakuan AS terhadap jaringan berita internasional Rusia, RT America.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (14/11) waktu setempat mengatakan pemerintahnya akan melakukan pembalasan jika jaringan berita internasional Rusia RT America dipaksa mendaftar sebagai agen asing di Amerika Serikat.

"Jika kita berbicara mengenai (tindakan) yang setimpal, itu berarti layak ... Presiden telah mengatakan bahwa reaksi kami akan cepat dan persis sama," kata menteri tersebut.

Pada Senin (13/11) RT America mendaftar sebagai agen asing di AS atas tuntutan Departemen Kehakiman AS.

Lavrov mengatakan akan diperlukan waktu singkat sebelum Moskow melakukan tindakan.

Duma Negara, Majelis Rendah di Parlemen Rusia, dijadwalkan pada Rabu ini melakukan pembacaan amandemen kedua dan ketiga pada peraturan Rusia yang akan "membuatnya mungkin untuk mengakui media asing melakukan fungsi agen asing", kata Wakil Ketua Duma Negara Ivan Melnikov, Selasa (14/11).

Wakil Ketua Duma Negara Pyotr Tolstoy juga mengatakan rancangan peraturan tersebut dijadwalkan disetujui oleh Duma dan diajukan ke Dewan Federasi, Majelis Tinggi Parlemen, untuk disetujui, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang.

Satu rancangan biasanya harus disahkan dalam tiga proses dengar pendapat oleh Duma, lalu disetujui Dewan Federasi sebelum rancangan itu bisa ditandatangani menjadi hukum oleh presiden Rusia.

Selama berbulan-bulan Washington telah menuduh Moskow mencampuri pemilihan presiden AS pada 2016 dan Rusia telah berulangkali membantah tuduhan tersebut.

RT America dan Sputnik termasuk di antara organisasi yang dicurigai bekerja atas nama Moskow dalam dukungan yang diduga diberikannya kepada calon dari Partai Republik saat itu, Donald Trump.

Sumber : Antara/Xinhua-OANA

Tag : AS-Rusia
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top