Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURVEI ELEKTABILITAS PARPOL : PDIP Nomor 1

Lembaga Survei PolMark Indonesia mengeluarkan hasil penelitiannya terkait tingkat elektabilitas partai politik (parpol) menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Oktober 2017  |  17:29 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri menyampaikan pidato sambutannya saat menghadiri peresmian kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB di Mataram, NTB, Rabu (10/5). - Antara/Ahmad Subaidi
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri menyampaikan pidato sambutannya saat menghadiri peresmian kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB di Mataram, NTB, Rabu (10/5). - Antara/Ahmad Subaidi

Kabar24.com, JAKARTA - Lembaga Survei PolMark Indonesia mengeluarkan hasil penelitiannya terkait tingkat elektabilitas partai politik (parpol) menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Dari hasil survei yang dilakukan, bahwa PDI Perjuangan (PDIP) unggul dibandingkan partai-partai lain. Bahkan, selisihnya sangat jauh dengan Golkar yang berada di urutan dua.

Partai pimpinan Megawati itu mendapat dukungan 25,1 persen dari responden. Partai Golkar yang ada di urutan kedua hanya mendapatkan 9,2 persen. Di urutan ketiga Partai Gerindra mendapatkan dukungan 7,1 persen.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nyodok ke urutan ke-4 dengan perolehan 6,3 persen. Ini berarti menggusur Partai Demokrat pada Pemilu 2014.

Partai Demokrat turun satu tingkat berada di urutan ke kelima dengan 5,3 persen diiukuti PAN 3,6 persen.

CEO PolMark Eep Saefullah Fatah tidak bersedia membuka siapa yang membiayai pelaksanaan survei. Tapi dia memastikan bukan dibiayai Jokowi atau Prabowo.

“Pihak yang memberi biaya tidak bersedia dipublikasikan. Dia hanya mempersilakan hasil survei kami dipublikasikan,” kata Eep Saefulloh di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (22/10/2017).

Berikutnya, perolehan di bawah parliamentary threshold 3,5 persen (tak lolos parlemen) yakni NasDem 2,8 persen, PKS dan PPP sama-sama dapat 2,4 persen. Perindo 1,7 persen, Hanura 0,3 persen, PBB 0,2 persen. PKPI, PSI dan Partai Idaman 0 persen.

Sementara yang menjawab golput 1,3 persen. Rahasia 8,5 persen dan tidak tahu tidak menjawab sebanyak 23,8 persen. Survei dilakukan pada 9 – 20 September.

Populasi survei WNI seluruh Indonesia yang memiliki hak pilih. Jumlah responden 2250 orang dengan metode multistage random sampling. Margin of error 2,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam surveinya, Polmark juga menanyakan kesukaan dan popularitas repondennya dengan partai politik. Hasilnya sejajar dengan tingkat eletabilitas. Kesukaan terhadap PDIP sebanyak 63,2 persen, Golkar 58,6 persen, Demokrat 51,2 persen, Gerindra 46,9 persen.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top