Zuckerberg Jual Saham Facebook, Dukung Reformasi Sistem Rumah Tahanan

CEO Facebook, Mark Zuckerberg pekan lalu mengumumkan akan menjual 75 juta saham senilai US$12 miliar dengan nilai pasar saat ini dalam 18 bulan ke depan.
John Andhi Oktaveri | 27 September 2017 14:55 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA--CEO Facebook, Mark Zuckerberg pekan lalu mengumumkan akan menjual 75 juta saham senilai US$12 miliar dengan nilai pasar saat ini dalam 18 bulan ke depan.

Tujuan penjualan saham itu adalah untuk membiayai perusahaan investasi milik pribadinya, Chan Zuckerberg Initiative (Initiative).

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kepentingan, termasuk reformasi sistem rumah tahanan.

Initiative juga akan mencari seseorang untuk memimpin penanaman modal di sejumlah organisasi yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan maupun advokasi.

Apa yang dilakukan itu merupakan sebuah pengembangan dari fokus awal di bidang pendidikan.

Sumbangan untuk kelompok advokasi

Initiative awal bulan ini mengumumkan bahwa sumbangannya kepada tiga kelompok advokasi bertujuan agar jumlah penjara di AS dikurangi karena dinilai mengganggu pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

The Alliance for Safety and Justice, sebuah kelompok yang diluncurkan pada 2016 bertujuan untuk mengurangi jumlah para tahanan dan “mengganti sistem yang dinilai mubazir itu dengan memprioritaskan sistem keamanan baru.

Artinya ada reformasi melalui pendidikan dan advokasi.

JustLeadershipUSA, yang berkantor di New York, didirikan untuk memangkas jumlah para tahanan hingga separuh pada 2030, menurut situsweb miliknya.

FAMM, yang berbasis di Washington, menyebut dirinya sebagai kelompok advokasi reformasi soal cara pemenjaraan orang paling efektif di AS dan berjuang untuk sebuah undang-undang rumah tahanan yang cerdas.
C

han Zuckerberg Initiative juga membiayai kelompok yang memberikan advokasi untuk masalah reformasi keimigrasian, pengadaan rumah murah dan standar investigasi pidana yang lebih baik atas kejahatan seksual, menurut pesan yang disposting pada 19 September oleh David Plouffe, kepala bagian advokasi Initiative yang juga mantan manajer kampanye Presiden AS Barack Obama yang terpilih pada 2008.

"Kami percaya gerakan akar rumput merupakan kunci untuk perubahan sosial berkelanjutan. Kami punya komitmen untuk mendukung model-model advokasi yang sudah terbukti dan menjanjikan dan tumbuh di tengah masyarakat, termasuk enam organisasi yang akan kami umumkan pekan ini, ujar,” Plouffe.

Organisasi yang mengadvokasi korban kejahatan seksual, yang disebut Rise, telah berhasil mendorong terbentuknya undang-undang baru di 10 negara bagian.

Perusahaan Ventura berkembang bersama pendidikan

Initiative juga menjajaki untuk menyewa kalangan profesional di bidang investasi untuk memimpin penanaman modal di sejumlah organisasi yang bergerak baik pada reformasi kebijakan publik maupun maupun ilmu pengetahuan.

"Upaya ventura kami pada awalnya fokus terutama pada pendidikan, yang mana kami berinvestasi di sejumlah perusahaan yang mengambil keuntungan dari inovasi...Selama lebih dari enam bulan terakhir sejumlah perushaan ventura, telah mulai menjajaki investasi untuk mendukung inisiatif kebijakan dan ilmu pengetahuan selain berupaya untuk mempertajam prioritas investasi tersebut dari waktu ke waktu.”

Intiative akan menerima 99% saham Zuckerberg di Facebook yang sekarang bernilai lebih dari US$50 miliar.
Jumlah sumber dananya menunjukkan bagaimana Zuckerberg, yang berkunjung ke negaranya tahun ini, bisa memengaruhi kebijakan publik AS tanpa harus bermain politik.

Tag : facebook, Mark Zuckerberg
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top