Ancaman Trump ke Korut Dibalas Uji Coba Nuklir Lebih Dahsyat

Korut) akan membalas ancaman serangan militer dari Presiden AS Donald Trump dengan melakukan uji coba senjata nuklir yang lebih dahsyat di kawasan Lautan Pasifik.
John Andhi Oktaveri | 22 September 2017 14:00 WIB
Uji tembak rudal balistik kapal selam dari bawah air dalam foto tidak bertanggal yang dirilis oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Minggu (24/4/2016). - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA—Korea Utara (Korut) akan membalas ancaman serangan militer dari Presiden AS Donald Trump dengan melakukan uji coba senjata nuklir yang lebih dahsyat di kawasan Lautan Pasifik.

Hal itu dikemukakan oleh Menlu Korut Ri Yong-ho beberapa jam setelah pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan bahwa presiden AS akan mendapatkan balasan setimpal atas ancamannya untuk menghancur-leburkan Korut.

“Ledakan bom hidrogen itu mungkin akan menjadi yang paling dahsyat di Pasifik. Kami tidak tahu apa yang akan diperintahkan oleh Kim Jong-un,” ujarnya sebagaimana dikutip theguardian.com, Jumat (22/9).

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menyebut Donald Trump mengalami “gangguan mental” dan mengingatkan bahwa presiden AS itu akan menerima pembalasan yang setimpal dengan ancamannya akan “menghancur-leburkan” Korea Utara.

Dalam satu pernyataannya, Kim menyatakan Trump dalam kondisi tidak waras untuk memegang kekuasaan tertinggi di negaranya.

Menggambarkan sang presiden sebagai seorang gangster kejam yang tengah bermain api, Kim membandingkan Trump dengan para pendahulunya.

“Tidak memiliki kekuatan persuasif yang bisa dipandang mampu meredakan ketegangan, dia malah membuat pernyataan bodoh yang tidak pernah dikeluarkan oleh para penadahulunya,” ujar Kim,” ujarnya.

Menurutnya, perilaku sakit jiwa dari presiden AS yang secara terbuka di PBB menyatakan akan menghancurkan kedaulatan negara asing hanya akan membuat orang tertawa, ujarnya.

Tag : korut
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top