Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketua Umum PAN : Pulangkan Dubes Myanmar, Tarik Dubes Indonesia

Meski mendukung bantuan logistik yang diberikan, namun Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendesak pemerintah mengusir Dubes Myanmar dari Indonesia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 September 2017  |  13:05 WIB
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kiri), Ketua Umum Zulkifli Hasan (tengah) dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN III di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/8). - ANTARA/Agus Bebeng
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kiri), Ketua Umum Zulkifli Hasan (tengah) dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN III di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/8). - ANTARA/Agus Bebeng

Kabar24.com, JAKARTA - Meski mendukung bantuan logistik yang diberikan, namun Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendesak pemerintah mengusir Dubes Myanmar dari Indonesia.

Menurutnya, pengusiran duta besar itu perlu dilakukan menyusul tragedi pembantaian etnis Muslim Rohingya yang dilakukan oleh pemerintah negara itu. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) telah meminta Pemerintah Indonesia menarik pulang Duta Besar RI di Myanmar. Sebaliknya, pemerintah juga diminta mengusir Duta Besar Myanmar untuk kembali ke negaranya.

"Pemerintah punya sikap sendiri. Fraksi PAN kan keras suruh usir Dubesnya," ujar Zulkifli, Senin (4/9/2017).

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR, Zulkifli mendukung penuh langkah pemerintah Indonesia yang sudah mengirim bantuan logistik melalui Kementerian Luar Negeri terhadap warga Rohingya.

"Kita dukung penuh Pak Presiden dan Menlu yang segera bekerja keras untuk membantu saudara kita yang menghadapi tragedi kemanusiaan," kata Zulkifli.

Dia berharap bantuan yang diberikan itu akan diikuti oleh negara-negara lain yang mengutuk keras tindakan pembantaian penduduk Rohingya.

"Kita apresiasi. Tinggal kita tunggu dunia sikapnya terhadap genosida tragedi kemanusiaan, anak anak perempuan rumahnya dibakar anaknya dibunuh," ujar Zulkifli.

Zulkifli juga mendukung desakan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menekan pemerintah Myanmar guna menghentikan segala penindasan terhadap etnis Rohingya.

"Kan sudah kan, semalam. Itu juga akan menggalang dunia, PBB menekan Myanmar agar menghentikan segera," katanya.

Sejumlah politisi sebelumnya juga mendesak pemerintah Indonesia menggunakan pengaruhnya untuk menekan Pemerintah Maynmar agar menghentikan tindakan pembantaian tersebut.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rohingya
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top