RSUD Ainun Habibie Bakal Dijadikan RS Rujukan di Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjanjikan bakal menaikkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie yang saat ini masih tipe D menjadi tipe B alias rumah sakit rujukan di Gorontalo, usai pembangunannya selesai akhir tahun ini.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 02 September 2017  |  08:04 WIB

Bisnis.com, MANADO -- Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjanjikan bakal menaikkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie yang saat ini masih tipe D menjadi tipe B alias rumah sakit rujukan di Gorontalo, usai pembangunannya selesai akhir tahun ini.

“Seperti janji saya, akhir tahun semua akan segera selesai. Sekarang memang RS Ainun ini masih tipe D. Akan tetapi mulai tahun depan akan kita usahakan menjadi tipe B," ujar Rusli Habibie disela kunjungannya meninjau perkembangan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Ainun, Rabu (30/8).

Menurutnya perubahan status RSUD yang dibangun di lokasi bekas mal Limboto Kabupaten Gorontalo tersebut akan dimulai dari perubahan administrasi keuangan RS Ainun, yakni RS tersebut akan berdiri sendiri dan tidak lagi berada di bawah Dinas Kesehatan. Menurutnya keberadaan rumah sakit bertipe B ini, dinilai akan sangat membantu masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Pasalnya dengan tipe B itu artinya rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit rujukan di Gorontalo, baik dari masyarakat yang ada di provinsi, kabupaten/kota, maupun yang ada di daerah-daerah tetangga misalnya dari Sulawesi Tengah, Palu atau dari Sulut, Bolaang Mongondow yang sementara ini orientasinya ke RS Aloei Saboe.

"Jadi semua akan pindah ke RS Ainun dan tidak perlu lagi dirujuk ke Manado, Makassar atau Jakarta, sebab di rumah sakit ini sudah tersedia,” lanjut Rusli yang juga Ketua DPD Golkar tersebut, seperti dikutip Bisnis.com, dari laman resmi Pemprov Gorontalo, Kamis (31/8).

Sesuai janjinya, Gubernur menjelaskan bahwa RS Ainun Habibie nantinya memiliki 400 tempat tidur. Lebih dari separuh atau sekitar 60% tempat tidur dikhususkan untuk masyarakat miskin. “Dari 400 kamar tidur itu kita persiapkan untuk melayani masyarakat miskin, dan itu wajib baik bagi yang memiliki BPJS ataupun hanya memiliki KTP, semuanya gratis tidak perlu bayar, dan sekarang sudah ada yang bisa berfungsi khususnya untuk rawat inap anak, dan rawat inap pasien umum kurang lebih sudah ada 30 tempat tidur yang tersedia,” ujarnya.

RS Ainun Habibie merupakan salah satu program infrastruktur stratagis yang dibangun Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Peralatan rumah sakit ini dinilai cukup canggih, tenaganya profesional, dokter juga lengkap sesuai kebutuhan.

Rumah sakit ini dirancang moderen dengan pelayanan ekstra. Sejauh ini, RS Ainun Habibie telah melakukan pelayanan namun belum dalam skala besar. Saat ini, klinik mata Hasri Ainun Habibie menjadi unggulan di rumah sakit ini. Pasalnya, kurang lebih selama tiga tahun beroperasi telah melakukan operasi mata katarak dan screening mata katarak bagi kurang lebih 1000 warga Gorontalo secara gratis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah sakit

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top