Dishub Mataram: Pintu Parkir Transmart Picu Kemacetan

Pintu parkir Transmart di Mataram, Nusa Tenggara Barat, dinilai sebagai salah satu pemicu kemacetan.
Newswire | 13 Juli 2017 10:55 WIB
Ilustrasi - Transmart Carrefour

Kabar24.com, MATARAM - Pintu parkir Transmart di Mataram, Nusa Tenggara Barat, dinilai sebagai salah satu pemicu kemacetan.

Dinas Perhubungan Kota Mataram, menyarankan agar pintu parkir Transmart dibuat mundur sehingga bisa mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Keselamatan Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Kamis (13/7/2017), menilai salah satu pemicu kemacetan lalu lintas depan Transmart adalah karena pintu parkir terlalu depan.

"Akibatnya, ketika satu atau dua kendaraan yang antre masuk, maka kendaraan sudah masuk ke badan jalan dan inilah yang memicu kemacetan," katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya telah memberikan rekomendasi kepada pihak Transmart agar segera melakukan renovasi terhadap pemasangan pintu parkir agar bisa mundur beberapa meter ke belakang.

"Minimal tiga atau empat kendaraan yang parkir masih bisa berada di lahan Transmart tidak ke badan jalan," katanya.

Rekomendasi yang diberikannya itu dinilai bisa mengurangi kemacetan di kawasan tersebut yang saat ini menjadi keluhan bagi setiap masyarakat yang melintas di ujung Jalan Selaparang itu.

Menurutnya, renovasi pintu parkir juga menjadi solusi cepat sambil menunggu komitmen pihak Transmart untuk melakukan perluasan lahan parkir dan membuat pintu keluar di bagian belakang.

"Apabila kedua rekomendasi itu sudah dapat direalisasikan pihak Transmart, kami yakin kemacetan lalu lintas di persimpangan Sweta bisa teratasi," katanya.

Sejak pusat perbelanjaan tersebut dibuka pada 23 Juni 2017, kawasan itu menjadi titik kemacetan lalu lintas karena kendaraan diparkir di bahu jalan, apalagi di tempat itu sangat dekat dengan rambu lalu lintas sehingga semakin memicu kepadatan di kawasan itu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Dishub Kota Mataram sudah melakukan koordinasi dengan pihak Transmart untuk segera mencari solusi terhadap kondisi itu.

Kepala Dishub Mataram H Khalid sebelumnya bahkan sudah memberikan saran untuk mengatur parkir dan jalan keluar melalui belakang.

"Jadi mereka harus mencari cara sendiri sekalipun harus melakukan pembebasan lahan," ucapnya.

Menurutnya, apabila pihak Transmart melakukan pelebaran lahan parkir dan membuat pintu keluar di belakang, hal itu dapat mengurangi kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Jika pengunjung keluar dari belakang, mereka bisa langsung tembus ke Jalan Ahmad Yani, sehingga tidak fokus pada Jalan Selaparang," katanya.

Sumber : Antara

Tag : TRANSMART Carrefour
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top