Dubes Baru AS untuk China Nyatakan Korea Utara Jadi Prioritas Utama

Duta Besar Amerika Serikat untuk China yang baru Terry Branstad menyatakan upaya menghentikan ancaman dari Korea Utara menjadi prioritas utama selain menyelesaikan ketidakseimbangan perdagangan antara AS-China.
Irene Agustine | 26 Juni 2017 14:22 WIB
Bendera Korea Utara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Duta Besar Amerika Serikat untuk China yang baru Terry Branstad menyatakan upaya menghentikan ancaman dari Korea Utara menjadi prioritas utama selain menyelesaikan ketidakseimbangan perdagangan antara AS-China.

Terry, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Iowa, dikenal sebagai “teman lama” pemerintah China. Brandstad dikonfirmasi pada 24 Mei sebagai dubes baru untuk China oleh President AS Donald Trump, tetapi tanggal kedatangannya belum diumumkan.

“Menyelesaikan ketidakseimbangan perdagangan bilateral, menghentikan ancaman Korut dan memperluas hubungan setiap orang menjadi prioritas utama saya," katanya dalam pesan video, dikutip dari Reuters, Senin (26/6/2017).

Trump telah menempatkan harapan tinggi pada China dan Presiden Xi Jinping untuk memberikan pengaruh lebih besar pada Korea Utara, meskipun dia mengatakan bahwa usaha China untuk mengendalikan program nuklir dan rudal gagal.

Kementerian Luar Negeri China menyatakan beberapa kali bahwa Beijing melakukan beragam hal terkait Korea Utara, seperti menerapkan sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mendorong dialog yang lebih besar untuk mengurangi ketegangan.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan bahwa dia telah mendorong China untuk meningkatkan tekanan ekonomi dan politik terhadap Korea Utara dalam pertemuannya dengan diplomat tertinggi Yang Jiechi di Washington pekan lalu.

"Kami menghadapi banyak tantangan yang sama. Hubungan AS-China yang kuat dapat berkontribusi terhadap solusi," kata Branstad dalam video tersebut, tanpa memberikan rincian tentang bagaimana dia berharap dapat bekerja dengan China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat, korea utara

Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top