Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buruh Peringatkan DPR Jangan Ganggu Anggaran Polri & KPK

Organisasi buruh mengancam akan mengerahkan anggotanya untuk berhadapan dengan para wakil rakyat jika lembaga perwakilan nekat tidak membahas anggaran Polri dan KPK.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 Juni 2017  |  19:14 WIB
Gedung DPR di Senayan, Jakarta - Antara
Gedung DPR di Senayan, Jakarta - Antara

Kabar24.com,JAKARTA- Organisasi buruh mengancam akan mengerahkan anggotanya untuk berhadapan dengan para wakil rakyat jika lembaga perwakilan nekat tidak membahas anggaran Polri dan KPK.

 

Cecep Handoko, Ketua Umum Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat mengatakan ancaman DPR terkait pembekuan anggaran Polri dan KPK lantaran tidak bisa memenuhi usulan pansus angket untuk menghadirkan Miryam ke DPR merupakan bentuk dari kesewanangan-wanangan wakil rakyat.

 

“Kepolisian itu lembaga permanen yang diamanatkan konsititusi untuk melakukan tugasnya menjaga kemanan masyarakat. Kalau DPR membekukan anggaran Polri sama saja DPR sudah melawan konstitusi dan melawan rakyat sebagai pemberi amanat,” paparnya, Rabu (21/6/2017).

 

Menurutnya, rakyat memiliki hak atas jaminan keaman makannya negara membentuk kepolisian yang operasionalnya dibiyayin APBN. DPR, lanjutnya, secara prinsip bertugas mewakili masyarakat yang memilihnya bukan malah menjaga kepentingan kolegial.

 

“Kalau DPR ngotot membekukan anggaran Polri dan KPK artinya DPR sudah menabuh genderang perang dengan masyarakat Indonesia. Ingatlah wakil rakyat itu dipilih dan digaji oleh masyarakat sudah seharusnya kerja mereka mewakili kepentingan rakyat bukan malah sebaliknya,” imbuhnya.

 

Terkait pansus, menurutnya masyarakat juga harus melek bahwa upaya tersebut merupakan kepentingan golongan dan bukan kepentingan rakyat. Hal ini dibuktikan dengan ngototnya para anggota pansus hingga menimbulkan langkah yang tidak rasionalnya bahkan cenderung membuat kegaduhan ditengan masyarakat.

 

“Polri dan KPK jangan takut rakyat selaki pemeberi mandat DPR di belakang mereka, saya dan organisasi buruh yang saya pimpin siap berhadapan dengan DPR jika sampai anggaran Polri dan KPK dihentikan,” pungkasnya.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh pansus
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top