Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ramadan, Perolehan Laba Dompet Dhuafa Social Enterprise Meningkat

Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) mencatat pada Ramadhan tahun ini perolehan laba semakin meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya mitra usaha, agen, dan customer yang menjalin kerja sama dengan DDSE.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Juni 2017  |  22:14 WIB
Dompet dhuafa - ilustrasi
Dompet dhuafa - ilustrasi

Bisnis.com,  JAKARTA - Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) mencatat pada Ramadhan tahun ini perolehan laba semakin meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya mitra usaha, agen, dan customer yang menjalin kerja sama dengan DDSE.

Peningkatan usaha ini tentunya menjadi kabar baik, tidak hanya bagi internal lembaga, namun juga bagi masyarakat prasejahtera. Dengan semakin meningkatnya laba, maka semakin banyak pula jumlah dana dan jumlah penerimaan manfaat yang memperoleh hak atas penyisihan keuntungan DDSE.

Hal tersebut menurut Yuli selaku Direktur Utama DDSE., menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum keberkahan universal. DDSE berjaya dengan masyarakat pun berdaya. Dengan demikian, Social Enterprise tidak lagi hanya sebatas kata namun menjadi sebuah realita, dan keberadaannya sangat berperan penting terutama dalam pengentasan kemiskinan.

Adapun unit-unit bisnis yang telah berjalan di DDSE saat ini yaitu Kesehatan Mandiri, Pendidikan Mandiri, Karya Masyarakat Mandiri, CSRFokus, DD Travel, DD Medika, DD Konstruksi, DD Niaga, DD Publika, dan Wasila Nusantara.

Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) merupakan salah satu badan usaha formal berbentuk PT (Peseroan Terbatas) yang didirikan oleh Yayasan Dompet Dhuafa. Pendirian DDSE dilatarbelakangi oleh terus berkembangnya pelayanan Dompet Dhuafa, serta semakin banyaknya kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kalangan perusahaan (korporasi).

Hal ini memberikan inspirasi bagi Dompet Dhuafa untuk mewujudkan wadah pelayanan dan kerja sama yang lebih profesional. Yakni, dengan memisahkan sifat dan tujuan dari Yayasan Dompet Dhuafa dari awalnya hanya mengelola masalah charity dan donasi, menjadi lebih besar kiprah sayapnya dengan mengelola unit-unit bisnis positif secara lebih transparan dan akuntabel.

”Hasil dari keuntungannya setelah dikurangi operasional akan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat miskin,” kata Yuli selaku Direktur Utama DDSE dalam siaran persnya

Sejak digagas sekitar 2005, lanjut Yuli, perusahaan telah bersinergi dengan sejumlah kalangan dan perusahaan lainnya, baik skala nasional maupun internasional dalam berbagai kegiatan pembangunan ekonomi masyarakat.

”Pertumbuhan DDSE saat ini semakin menguat dan berkembang dengan baik. Penguatan pertumbuhan ini dibuktikan dengan perolehan omset DDSE akhir tahun 2016 mencapai 97 miliar,” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dompet dhuafa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top