Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Lebaran, Penukaran Uang Baru di Balikpapan Capai Rp6,6 Miliar

Hingga pertengahan Ramadan, realisasi penukaran uang cetak hasil sempurna di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencapai Rp6,6 miliar, dan diproyeksikan penukaran terus meningkat hingga menjelang lebaran.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 11 Juni 2017  |  20:22 WIB
Jelang Lebaran, Penukaran Uang Baru di Balikpapan Capai Rp6,6 Miliar
Warga antre menukar uang baru melalui layanan mobil keliling Bank Indonesia di halaman GOR Lembupeteng, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (6/6). - Antara/Destyan Sujarwoko
Bagikan

Kabar24.com,  BALIKPAPAN-Hingga pertengahan Ramadan, realisasi penukaran uang cetak hasil sempurna di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencapai Rp6,6 miliar, dan diproyeksikan penukaran terus meningkat hingga menjelang lebaran.

Nominal tersebut merupakan hasil penukaran uang baik di loket kantor bank sentral maupun di mobil kas keliling yang mulai beroperasi sejak awal Ramadan.

"Ada peningkatan tapi belum signifikan. Tapi kami prediksikan akan terus meningkat, mengingat adanya uang baru tahun emisi 2016," kata Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kpwk BI Balikpapan Andi Adityaning Palupi di sela aktivitasnya, Minggu (11/6/2017).

Menurutnya, pecahan Rp100.000 tahun emisi 2016 paling mendominasi realisasi penukaran uang cetak hasil sempurna, diikuti oleh uang pecahan Rp5.000, uang pecahan Rp20.000 ribu dan uang pecahan Rp10.000, yang seluruhnya tahun emisi 2016.

"Tapi jumlah itu tidak semua uang tahun emisi 2016, karena uang cetak hasil sempurna tahun emisi sebelumnya juga masih ada," sambungnya.

Bank sentral sendiri memproyeksikan kebutuhan uang kartal periode Ramadan dan Lebaran tahun ini mencapai Rp1,5 triliun, yang meliputi penukaran uang dari masyarakat dan penarikan oleh perbankan.

Proyeksi tersebut meningkat dari realisasi kebutuhan uang kartal pada periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai Rp887,8 miliar, namun sesuai dengan rata-rata kebutuhan uang kartal selama tiga tahun terakhir.

Andi mengatakan agar peredaran uang tahun emisi terbaru merata sekaligus menghindari penyalahgunaan pihak-pihak tertentu, lanjut dia, penukaran uang tahun emisi 2016 dibatasi. Maksimal Rp6 juta per orang.

"Untuk memudahkan masyarakat mengakses penukaran uang, bank sentral membuka layanan kas keliling Senin-Kamis, juga membuka layanan penukaran di loket bank sentral," tutup Andi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top