Mampir ke Markas Partai Perindo, Sandi Sinergikan Janji Politik

Sandiaga Uno berjanji mensinergikan janji politiknya seperti memperkecil kesenjangan ekonomi maupun menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menggandeng seluruh elemen Jakarta.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 20 April 2017  |  21:28 WIB
Mampir ke Markas Partai Perindo, Sandi Sinergikan Janji Politik
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kiri) bersama Presiden PKS Sohibul Iman (ketiga kanan), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan), tokoh PAN Amien Rais (kedua kanan), Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kedua kiri) dan pasangan calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Anies Baswedan (keempat kiri) dan Sandiaga Uno (kiri) memberikan keterangan pers menanggapi hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Jakarta, Rabu (19/4). - Antara/Dedi Wijaya

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih berdasarkan hitung cepat Sandiaga S. Uno mengingatkan sebagai pemimpin Jakarta mereka akan tegak di tengah semua golongan.

Untuk itu, dalam 6 bulan ke depan dia akan merangkul seluruh elemen guna mempersatukan warga Jakarta. Dia juga menjanjikan akan mensinergikan janji politiknya seperti memperkecil kesenjangan ekonomi maupun menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menggandeng seluruh elemen Jakarta.

"Anies dan Sandi harus diingatkan dengan janji-janjinya, kami ingin sejahterakan Jakarta, Sejahterakan Indonesia.  Masih banyak warga Jakarta yang belum sejahtera. Kepemimpinan Anies-Sandi berdiri tegak di tengah masyarakat, kami pemimpin untuk kita semua," kata Sandi di Kantor Partai Perindo Jakarta, Kamis (20/4).

Dia mengatakan telah berbulan-bulan Pilkada Jakarta membuat ruang percakapan dipenuhi dengan perdebatan sengit. Untuk itu diperlukan diskusi yang kembali merajut tenun kebangsaan.

Ketua Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan dengan terpilihnya Anies-Sandi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur 2017—2022 maka diharapkan Jakarta menjadi lebih baik.

Dia mengatakan Perindo telah menandatangi kontrak politik dengan gubernur terpilih bahwa mereka milik semua warga Jakarta. "Tidak ada itu Jakarta Syariah, gubernur dan wakil gubernur baru milik semua, berdiri ditengah semua Jakarta," katanya.

Dia mengatakan selain peningkatan kesejahteraan Jakarta, pihaknya juga telah menitipkan agar gubernur terpilih menyelesaikan masalah kota. Beberapa masalah yang butuh penanganan sangat segera diantaranya persoalan kemacetan dan mengatasi banjir.

"Selain itu memberantas narkoba yang jadi momok generasi muda. Tidak hanya fokus menangani, juga siapa yang mendistribusikan serta memberantas kejahatan [di tengah masyarakat] lainnya," kata Hary. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok, Pilkada DKI 2017

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top