Pelaku Usaha Apresiasi Pilkada DKI Putaran Kedua

Kalangan pelaku usaha mengapresiasi pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang telah berjalan aman.
Miftahul Khoer | 19 April 2017 20:16 WIB
Warga memasukkan surat suara ke kotak suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 3 Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (19/4). - Antara/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - Kalangan pelaku usaha mengapresiasi pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang telah berjalan aman.

Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengarakan pihaknya sempat khawatir pilkada putara kedua ini dapat mengganggu ketengan Jakarta.

"Namun dengan tingkat kesadaran yang tinggi rakyat Jakarta semua berjalan sesuai yg diharapkan masyarakat. Pilkada berjalan dengan lancar, aman, nyaman, demokratis dengan suasana yang sangat kondusif," ujarnya, Rabu (19/4/2017).

Menurutnya, jika hasil saat ini tetap bertahan maka dipastikan pasangan Anis dan Sandi akan memimpin Jakarta lima tahun kedepan.

Dia menilai, Anies-Sandi cukup ideal karena berasal dari berbagai latar belakang antara lain pendidikan dan pengusaha.

"Ini sangat serasi untuk bersinergi menggerakkan roda pemerintahan DKI Jakarta. Pak Sandi akan konsentrasi di bidang ekonomi dan infrastruktur sedangkan Anis akan fokus ke peningkatan SDM dan sosbud," paparnya.

Selain itu, kata dia, pasar akan merespon hasil pilkada sangat positif karena hasilnya melalu proses demokrasi yang jujur dan adil.

Maka, kata dia, setelah pilkada dilaksanakan, diharapkan aktivitas bisnis dan perdagangan akan normal dan bergairah sehingga tidak perlu ada yang dikawatirkan.

Setelah itu, lanjutnya, kehidupan masyarakat yang sempat renggang dapat dirajut kembali dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan mendukung pasangan calon terpilih untuk membangun Jakarta yang maju dan masyarakat yang sejahtera.

"Dengan hasil pilkada putaran kedua ini kita yakini bahwa prospek bisnis akan semakin membaik dan investor akan yakin untuk masuk dan menanamkan modalnya di Jakarta," katanya.

Dia berharap program yang selama ini sudah berjalan di masa Ahok-Djarot tetap dilanjutkan. Adapun, kebijakan yang selama ini menghambat aktivitas pelaku usaha agar di evaluasi dan direvisi sehingga menjadi kebijakan yang pro bisnis dan pro dunia usaha.

Hal lain yang diharapkan juga, paparnya, adalah agar revisi perda tentang zonasi dipercepat prosesnya serta pelayanan perizinan di Perizinan Terpadu Satu Pintu kualitasnya semakin di tingkatkan.

"Sehingga ke depan segala perizinan sudah harus berbasis IT, dan pengusaha tidak perlu antri di loket dapat dilayani melalui online," katanya.

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top