Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenpora Minta BUMN Ikut Kembangkan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong badan usaha milik negara (BUMN) lebih aktif dan fokus mengembangkan satu cabang olahraga, sehingga menghasilkan atlet muda berprestasi.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 03 April 2017  |  16:25 WIB
Atlet anggar Kalbar Verdiana Rihandini - Antara/Sigid Kurniawan
Atlet anggar Kalbar Verdiana Rihandini - Antara/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA—Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong badan usaha milik negara (BUMN) lebih aktif dan fokus mengembangkan satu cabang olahraga, sehingga menghasilkan atlet muda berprestasi.

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga, mengatakan BUMN dapat berperan lebih besar dalam pengembangan olahraga nasional. Salah satunya adalah keterlibatannya menjadi sponsor utama untuk cabang olahraga tertentu.

“Kami akan mendorong BUMNN menjadi ‘bapak asuh’ untuk olahraga tertentu, karena hal itu tidak sulit secara finansial,” katanya, Senin (3/4).

Imam mencontohkan PT Taspen (Persero) yang mau menyelenggarakan Kejuaraan Catur Beregu Nasional secara rutin dalam 12 tahun terakhir. Hal itu pun akan menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah, untuk menyelenggarakan Liga Catur Nasional di semua usia.

Menurutnya, dengan sistem liga yang konsisten dilaksanakan dapat menjangkau atlet di daerah, sehingga berdampak kepada banyaknya atlet berprestasi yang dihasilkan.

Dalam pengembangan cabang olahraga nasional, Imam berharap semua pihak melibatkan federasi, sehingga mendapatkan pola yang paling cocok untuk diterapkan di Indonesia.

“Untuk catur, kami akan menunggu PB Percasi [Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia], karena kami akan melibatkan federasi. Pemerintah hanya akan mendukung, dan berharap PT Taspen (Persero) menjadi sponsor utama,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn kemenpora
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top