Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Setelah Dilengserkan, Mantan Presiden Korsel Diinterogasi Jaksa

Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-Hye melapor ke kejaksaan pada Selasa (21/3/2017) untuk menjalani interogasi mengenai skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang melengserkan dia dari jabatan, setelah menggunakan hak istimewa eksekutif untuk menghindarinya selama berbulan-bulan saat masih menjabat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Maret 2017  |  11:34 WIB
Setelah Dilengserkan, Mantan Presiden Korsel Diinterogasi Jaksa
Pemimpin Korea Selatan yang digulingkan Park Geun-hye duduk di dalam mobil dan melambai ke pendukungnya saat tiba di rumah pribadinya di Seoul, Korea Selatan, Minggu (12/3/2017). - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-Hye melapor ke kejaksaan pada Selasa (21/3/2017) untuk menjalani interogasi mengenai skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang melengserkan dia dari jabatan, setelah menggunakan hak istimewa eksekutif untuk menghindarinya selama berbulan-bulan saat masih menjabat.

Park meminta maaf kepada publik saat dia tiba di kantor kejaksaan di Seoul, menambahkan: "Saya akan menjalani penyelidikan dengan tulus."

Kembali menjadi rakyat biasa, konvoi Park berjalan dengan perlahan melewati kerumunan pendukung yang berbaris di jalan di luar kediamannya sebelum mempercepat laju.

Setiap inchi dari perjalanan pendek itu diliput langsung oleh stasiun televisi, dengan para juru kamera mengikuti jejak rombongan Park menggunakan mobil dan sepeda motor, dan berada di titik-titik tertentu di sepanjang rute yang dilalui rombongan.

Park, presiden perempuan pertama Korea Selatan, dimakzulkan oleh parlemen pada Desember, ketika jutaan orang turun ke jalan untuk menuntut pengunduran dirinya karena terlibat skandal yang menguak hubungan antara politik dan bisnis dalam demokrasi di negara itu.

Pemberhentiannya dikonfirmasi oleh Mahkamah Konstitusi bulan ini,  mengakhiri karier politik perempuan yang dibesarkan di istana kepresidenan sebagai putri diktator Park Chung-Hee itu, demikian menurut warta kantor berita AFP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

presiden korsel
Editor : Nancy Junita

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top