Korea Utara: Ada Skema Politik AS dan Korsel di Balik Kematian Kim Jong Nam

Korea Utara menyebutkan bahwa insiden yang baru-bari ini terjadi di Malaysia merupakan sebuah skema politik yang didalangi Amerika dan Korea Selatan yang hanya akan menguntungkan negara-negara musuh.
Juli Etha Ramaida Manalu | 16 Maret 2017 16:23 WIB
Anak Kim Jong Nam - Antara

Kabar24.com, JAKARTA- Korea Utara menyebutkan bahwa insiden yang baru-bari ini terjadi di Malaysia merupakan sebuah skema politik yang didalangi Amerika dan Korea Selatan yang hanya akan menguntungkan negara-negara musuh.

Tudingan itu disampaikan seorang diplomat Korea Utara yang berbasis di China, demikian diberitakan Reuters, Kamis (16/3/2017).

Seperti diketahui, Kim Jong Nam-saudara tiri Presiden Korea Utara Kim Jong Un- dibunuh pada 13 Februari.

Seorang polisi Malaysia mengatakan bahwa dua orang wanita -yang belakangan masing-masing teridentifikasi sebagai Warga Negara Indonesia dan Vietnam-membalurkan racun VX ke wajah Kim Jong Un di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

"Insiden terbaru yang terjadi di Malaysia jelas merupakan skema politik oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan yang bertujuan melukai reputasi DPRK (Korea Utara) dan menggulingkan rezim Korea Utara," sebut Diplomat Korea Utara Park Myong Ho.

Dia melanjutkan, pihak-pihak yang diuntungkan dalam insiden tersebut hanyalah negara-negara musuh Korut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kim jong nam

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top