Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konferensi Pers Terakhir Obama Sebagai Presiden AS

Prospek solusi atas konflik dua negara Israel dan Palestina semakin buram akibat perkembangan permukiman Yahudi di Tepi Barat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Januari 2017  |  13:04 WIB
Konferensi Pers Terakhir Obama Sebagai Presiden AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melihat jam tangannya ketika Wapres AS Joe Biden berpidato di Gedung Putih AS, 12 Januari 2017. - Reuters
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Prospek solusi atas konflik dua negara Israel dan Palestina semakin buram akibat perkembangan permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Demikian dikatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dalam acara konferensi pers terakhirnya sebagai presiden di negara adidaya tersebut.

Menurutnya, AS tidak memveto resolusi PBB soal aktivitas pembangunan permukiman Israel bulan lalu. Pasalnya, pemerintahnya merasa bahwa solusi dua negara menjadi satu-satunya opsi untuk menuju perdamaian.

"Tujuan resolusi PBB adalah sederhana bahwa...perkembangan permukiman (Yahudi) telah menimbulkan realitas di lapangan yang kian membuat solusi dua negara tidak akan mungkin, ujarnya sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Kamis (19/1/2017).

Dikatakan, bahwa sangat penting bagi AS untuk mengirim sinyal atau peringatan bahwa peluang ini akan berlalu kalau tidak dimanfaatkan.

Pada bagian lain Obama membela kebijakannya terkait pendekatan dengan Kuba setelah hubungan kedua negara dipulihkan kembali. Pemerintah Obama menghapus embargo ekonomi dan mengizinkan penerbangan langsung dari AS ke negara itu maupun sebaliknya.

"Kebijakan itu merupakan pembaruan dari cara berpikir lama yang sudah tidak masuk akal hari ini dan kami telah saling buka perjalanan antar kedua negara,” ujar Obama yang akan mengakhiri pemerintahannya besok untuk selanjutnya digantikan Donald Trump..

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

barack obama
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top