Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelantikan Pejabat Telat, Gaji Aparatur Sipil Negara Belum Cair

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan belum cairnya gaji Aparatur Sipil Negara pada Januari 2017 disebabkan telatnya pelantikan pejabat.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 15 Januari 2017  |  17:37 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Antara
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan belum cairnya gaji Aparatur Sipil Negara pada Januari 2017 disebabkan telatnya pelantikan pejabat.

Sebagian besar gaji Aparatur Sipil Negara di daerah untuk Januari 2017 belum cair. Tjahjo mengatakan keterlambatan ini disebabkan terlambatnya kepala daerah melakukan pelantikan pejabat yang diakibatkan pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

"Dengan belum adanya pelantikan bisa dipastikan belum ada yang melakukan otorisasi pembayaran gaji," katanya dalam laman resmi Kementerian Dalam Negeri, Sabtu (14/1/2017).

Namun, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (PMDN) Nomor 109 Tahun 2016, pemerintah daerah bisa membayarkan gaji Aparatur Sipil Negara tanpa menunggu pelantikan pejabat baru.

"Uang telah tersedia dan DAU sudah masuk ke kas umum daerah sehingga dengan PMDN ini bisa langsung dibayarkan," ujar Tjahjo.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 mengatur bahwa pembentukan dan susunan perangkat daerah ditetapkan dengan peraturan daerah yang berlaku setelah mendapatkan persetujuan oleh Mendagri bagi provinsi dan persetujuan gubernur bagi perangkat daerah kabupaten/kota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tjahjo kumolo menteri dalam negeri aparatur sipil negara
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top