BPJS KESEHATAN: Banten Bidik Pekerja Informal Tahun Depan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional XIII Banten bakal membidik peningkatan jumlah peserta bukan penerima upah (PBPU) pada tahun mendatang.
Amanda Kusumawardhani | 21 Desember 2016 13:43 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, TANGERANG--Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional XIII Banten bakal membidik peningkatan jumlah peserta bukan penerima upah (PBPU) pada tahun mendatang.

Dalam hal ini, BPJS Kesehatan Divre XIII Banten akan memprioritaskan PBPU dengan metodologi kolektif misalnya asosiasi profesi, koperasi, universitas, dan yayasan.

Sejak 2014 hingga November 2016, BPJS Kesehatan Divre XIII Banten mencatat jumlah peserta yang berhasil digaet mencapai 6,9 juta jiwa, atau 72% dari total populasi provinsi sebanyak 10,5 juta.

"Untuk pekerja penerima upah [PPU], kami targetkan semua perusahaan di Banten sudah mendaftarkan kepesertaannya pada triwulan awal tahun depan. Mungkin, hanya perusahaan dengan skala kecil saja yang belum mendaftarkan kepesertaannya," kata Kepala BPJS Kesehatan Divre XIII Banten Benjamin Saut PS. di Tangerang, Rabu (21/12).

Menurutnya, capaian kepesertaan PPU cukup bagus sehingga pada tahun mendatang pihaknya akan fokus melakukan perluasan kepesertaan di level pekerja informal.

Selain meningkatkan edukasi mengenai jaminan sosial kesehatan ke masyarakat, upaya perluasan kepesertaan tersebut dengan memaksimalkan program contributory plan.

Program ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan BPJS Kesehatan untuk memperluas kepesertaan dengan melibatkan peran pemerintah dan perusahaan swasta. Keterlibatan peran itu dilakukan dengan pembiayaan premi melalui tanggung jawab sosial sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) atau stimulus dari pemerintah.

"Semua pemerintah daerah di Kabupaten sudah mengintegrasikan pengelolaan Jaminan Kesehatan Daerah [Jamkesda] dengan program JKN-KIS. Jadi memang kami sangat mendorong peran pengusaha swasta untuk membantu perluasan kepesertaan di sektor informal ini," tekannya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten M. Yanuar mengungkapkan capaian kepesertaan di Banten melebihi tren rata-rata nasional yang berada di kisaran 68%, sedangkan Banten sudah mencapai 72%.

Guna meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan, terutama di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, BPJS Kesehatan Divre XIII Banten melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan se-Banten, Perhimpunan Rumah Sakit Provinsi Banten, dan Asosiasi Klinik Provinsi Banten.

"Dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, kami berharap pelayanan JKN-KIS di Banten semakin berkualitas dan betkesinambungan," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banten

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top