Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PEMBERANTASAN PUNGLI: Bareskrim Polri Tangkap Oknum Bea Cukai

Anggota Bareskrim Polri menangkap oknum Bea Cukai Semarang berinisial JH yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengusaha Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) di tempat pijat di Semarang pada Kamis (10/11) malam.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 12 November 2016  |  01:26 WIB
Bea Cukai - Ilustrasi
Bea Cukai - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -  Anggota Bareskrim Polri menangkap oknum Bea Cukai Semarang berinisial JH yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengusaha Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) di tempat pijat di Semarang pada Kamis (10/11) malam.

"Saudara JH merupakan Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen (PFPD) pada Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Mas Semarang yang diketahui telah melakukan pungli kepada para pengusaha EMKL yang mengurus dokumen impor," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya di Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Modus yang dilakukan, kata dia, adalah importir yang mengurus dokumen impor diminta mentransfer uang sampai dengan Rp50 juta ke rekening penampungan bank yang telah disediakan oleh saudara JH, untuk memperlancar maupun mengecilkan biaya yang harus dikeluarkan.

"Dari rekening penampungan tersebut kemudian saudara JH mengambil dana hasil pungli itu untuk kepentingan pribadi maupun mengirim ke berbagai pihak," tuturnya.

Penyidik Bareskrim selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah JH JH di Graha Bukit Wahid Blok B2/27 Simongan, Semarang.

"Ditemukan beberapa barang bukti seperti laptop, handphone, dan uang yang ditampung sebesar Rp340 Juta," ucap Agung.

Saat ini, Penyidik Bareskrim sedang melakukan pemeriksaan di Poltabes Semarang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bea Cukai bareskrim polri pungli

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top