Diminta Perbanyak Ruang Publik, Ini Respons Pemkot Depok

Warga Depok mendesak pemerintah memperbanyak ruang publik seiring hingga saat ini Depok dinilai minim pembangunan ruang terbuka bagi masyarakat.
Miftahul Khoer | 19 Agustus 2016 06:38 WIB
Sejumlah anak bermain permainan tradisional Lompat Karet di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah di Jalan Taman Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat - Antara/Widodo S. Jusuf

Kabar24.com, DEPOK - Warga Depok mendesak pemerintah memperbanyak ruang publik seiring hingga saat ini Depok dinilai minim pembangunan ruang terbuka bagi masyarakat.

Bambang Arifianto, warga pendatang yang saat ini tinggal di Beji Depok mengatakan dirinya merasa kesulitan menemukan ruang untuk berolah raga. Dia mengaku memiliki hobi olahraga basket.
"Saya kalau mau basket terpaksa main di Lapang Sempur Basket. Jauh sekali memang," ujarnya, Kamis (18/8/2016).

Selain itu, kata dia, Depok butuh ruang publik dan ruang terbuka hijau. Karena, sambungnya, kota yang sehat adalah ketika warganya ke luar rumah dengan aman, bisa bercengkrama dan menikmati udara segar.

Permintaan pembangunan ruang publik di Depok juga cukup ramai di media sosial. Beberapa waktu lalu misalnya sempat terdapat gerakan Depok Butuh Gor Basket dan Depok Butuh Ruang Publik.

Sementara itu, Wali Kota Depok Muhammad Idris mengatakan pembangunan ruang publik dan ruang terbuka hijau jadi salah satu prioritas utama dalam program kerjanya. Dia pun telah berjanji untuk merealisasikan janjinya tersebut pada saat kampanye Pilkada Depok tahun lalu.

Saat ini, pihaknya menyiapkan anggaran Rp300 miliar dalam APBD untuk pembelian lahan alun-alun kota sebagai pusat ruang publik masyarakat yang ditargetkan rampung pada 2018.

Namun, lokasinya belum ditentukan karena masih dalam kajian tim appraisal. "Anggarannya sudah dialokasikan untuk bangun RTH di dalam APBD Perubahan," paparnya.

Data Pemkot Depok, ketersediaan ruang terbuka hijau saat ini mencapai 3.721 hektare atau sekitar 16,33% dari luas wilayah Depok mencapai 20.029 hektare.

Adapun, rinciannya luas ruang terbuka hijau publik mencapai 2.015,53 hektar dari total 4.059,69 hektar. Sementara luas ruang terbuka hijau privat mencapai 1.255,73 hektar dari target 2.712,30 hektar.

Tag : depok
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top