Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Calon Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia Mulai Bermunculan

Bursa pencalonan Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode 2016-2019 sudah dimulai setelah sejumlah advokat mulai mendeklarasikan diri.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 13 Agustus 2016  |  03:48 WIB
Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia - Ilustrasi/akpi.or.id
Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia - Ilustrasi/akpi.or.id

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa pencalonan Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode 2016-2019 sudah dimulai setelah sejumlah advokat mulai mendeklarasikan diri.

Salah satunya, Anselmus BP Sitanggang telah mendeklarasikan pencalonan dirinya. Adapun, visi yang diusung yakni penguatan organisasi dengan kembali kepada nilai-nilai dasar pendirian AKPI.

"Saya memandang AKPI perlu mempertimbangkan aspek keterwakilan daerah dalam struktur kepengurusan, serta jaminan perlindungan bagi anggota dalam menjalankan profesinya," kata Anselmus, Jumat (12/8/2016).

Posisi organisasi akan diperkuat agar menjadi lebih profesional, mempererat hubungan dengan lembaga hukum dan pemerintahan, serta organisasi profesi terkait.

Selain itu, dia siap memperkuat kajian-kajian ilmiah terkait dengan hukum kepailitan dan restruktusisasi utang. Memberikan masukan ke lembaga-lembaga pembuat hukum dan kebijakan negara.

Sementara itu, Ketua Umum AKPI periode 2013-2016 James Purba juga mengaku siap meramaikan pemilihan ketua dengan mencalonkan dirinya kembali.

James mendeklarasikan pencalonan dirinya tersebut di Surabaya pada akhir bulan lalu. Pihaknya merasa optimis bisa kembali memimpin AKPI karena mendapat dukungan dari anggotanya yang sudah mengetahui kinerjanya selama menjadi ketua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurator
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top