Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Uji Coba Ganjil Genap: Polda Metro Jaya Lakukan 5.947 Penindakan

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merilis data soal penindakan terhadap kendaraan selama uji coba pelaksanaan koridor ganjil genap di sejumlah jalan protokol ibu kota Jakarta.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 04 Agustus 2016  |  07:53 WIB
Uji Coba Ganjil Genap: Polda Metro Jaya Lakukan 5.947 Penindakan
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merilis data soal penindakan terhadap kendaraan selama uji coba pelaksanaan koridor ganjil genap di sejumlah jalan protokol ibu kota Jakarta. 

Hasil penindakan, selama pelaksanaan uji coba tersebut menyimpulkan bahwa masih banyak pengguna jalan raya yang belum mengetahui proses pemberlakuan sistem tersebut. 

"Kami mencatat beberapa pelanggaran, umumnya mereka nekat atau tidak tahu pemberlakuan kebijakan tersebut," kata Kasub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukim Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Angka penindakan selama uji coba yakni dari tanggal 27 Juli hingga tanggal 3 Agustus 2016 kemarin sebanyak 5.947 pelanggaran.

Sedangkan jika dibandingkan antara pelaksaan uji coba pada tanggal 2 sampai dengan 3 Agustus 2016 ada peningkatan yang cukup signifikan, atau sekitar 31%. Pada tanggal dua mereka mencatat penindakan sebanyak 848, sedangkan sehari setelahnya mencapai 1.108 pelanggaran.

Uji coba tersebut masih akan terus berlangsung, dia memperkirakan pelanggaran masih akan terus terjadi seiring pelaksanaan uji coba tersebut. Meski demikian, kegiatan itu dapat memperlancar penerapan sistem ganjil genap tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nopolganjil genap uji coba
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top