Investasi Banten Tumbuh 162,38%

Realisasi investasi Provinsi Banten sepanjang semester I/2016 mengalami pertumbuhan hingga 162,38% menjadi Rp46,18 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Amanda Kusumawardhani | 02 Agustus 2016 11:11 WIB
Ilustrasi - bantenprov.go.id

Bisnis.com, TANGERANG — Realisasi investasi Provinsi Banten sepanjang semester I/2016 mengalami pertumbuhan hingga 162,38% menjadi Rp46,18 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun, investasi senilai Rp46,18 triliun tersebut meliputi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$1,7 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp4,9 miliar dengan total proyek sebanyak 1.346 buah.

“Yang mencolok adalah jumlah PMDN pada kuarta II/2016 yang tidak beranjak signifikan dari posisi kuartal I/2016. Tetapi, jumlah proyeknya mengalami peningkatan [yoy],” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMT) Banten kepada Bisnis, Selasa (2/8/2016).

Mengutip data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi PMDN turun menjadi Rp4,9 miliar dari sebelumnya Rp5 miliar (yoy). Penurunan tersebut langsung terkompensasi oleh kenaikan PMA yang mencapai 70% menjadi US$1,7 miliar sepanjang Januari-Juni 2016.

Jika dirinci, penurunan PMDN pada kuartal II/2016 hingga di level 84% senilai Rp665,18 miliar dari sebelumnya RP4,2 triliun pada kuartal II/2015.

Menurutnya, realisasi PMDN Banten memang mengalami penurunan sedangkan jumlah proyeknya meningkat. Hal tersebut diharapkannya mampu menggenjot angka penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten.

“Dari data yang ada, bisa dilihat jumlah investasi tidak besar sehingga bisa disimpulkan investasinya digunakan untuk membangun pabrik-pabrik dengan skala menengah dan padat karya,” ungkapnya.

Pada kuartal awal tahun ini, penyerapan tenaga kerja hanya mencapai 20.881 orang, atau turun 18,63% dibandingkan kuartal I/2015 yakni 25.663 orang.

“Khusus PMA, Banten terbukti masih menarik di kalangan investor mancanegara. Dari pengamatan kami, banyaknya kemudahan investasi misalnya program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (Klik) mulai menampakkan hasilnya,” tambahnya.

Sebelumnya, BKPMT Banten optimistis realisasi investasi sepanjang semester I/2016 mampu mencapai Rp30 triliun. Hal tersebut ditunjang oleh sejumlah kemudahan investasi yang sudah dirilis oleh pemerintah pusat untuk menggenjot investasi.

Sejauh ini, ungkapnya, total realisasi Banten masih sesuai dengan target BKPMT Banten sepanjang tahun. Pada semester kedua tahun ini, dirinya juga meyakini jumlah investasi makin terdongkrak akibat sentiment positif program Tax Amnesty.

 

Tag : banten
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top