Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaksa Agung Deponeering Perkara AS dan BW: "Saya Gunakan Hak Prerogatif yang Diberikan Undang-Undang"

Saya sebagai Jaksa Agung menggunakan hak prerogatif yang diberikan Undang-Undang. Keputusan yang diambil Jaksa Agung adalah mengesampingkan perkara, mendeponeering perkara atas nama Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 03 Maret 2016  |  17:22 WIB
Jaksa Agung Deponeering Perkara AS dan BW: "Saya Gunakan Hak Prerogatif yang Diberikan Undang-Undang"
Jaksa Agung M. Prasetyo - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menyatakan secara resmi kasus dua mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) dikesampingkan demi kepentingan umum atau deponeering.

“Saya sebagai Jaksa Agung menggunakan hak prerogatif yang diberikan Undang-Undang. Keputusan yang diambil Jaksa Agung adalah mengesampingkan perkara, mendeponeering perkara atas nama Abraham Samad dan Bambang Widjojanto,” ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Sebelumnya, ia mengaku telah menerima rekomendasi dari petinggi-petinggi negara seperti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ketua Mahkamah Agung (MA) dan Kepala Kepolisian Republik (Kapolri) Indonesia terkait opsi deponering atau mengesampingkan perkara demi kepentingan umum pada kasus AS dan BW.

Ketua MA dan Kapolri menyerahkan sepenuhnya kepada Jaksa Agung sebagai yang memiliki hak prerogatif.

Sementara dari DPR sempat muncul ketidaksamaan pendapat, meskipun pada akhirnya mereka juga menyerahkan penuh kepada dirinya.

Pimpinan tertinggi Kejaksaan Agung ini juga menyadari bahwa banyak yang mempertanyakan alasan deponeering kasus AS dan BW. Sebab, kedua orang itu sudah tidak lagi menjabat sebagai pimpinan KPK.

Adapun pertimbangan untuk deponeering kasus AS dan BW karena Prasetyo mempertimbangkan proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia khawatir mempidanakan pejabat atau penggiat antikorupsi dapat menurunkan semangat pemberantasan koruptor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad jaksa agung bambang widjojanto
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top