Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dinilai Ingin Jatuhkan PM Najib, Wakil Ketua UMNO dan Anak Mahathir Dipecat

Partai berkuasa di Malaysia, UMNO, memecat Wakil Ketua Umum Muhyiddin Yassin karena dinilai berupaya menjatuhkan Perdana Menteri Najib Razak yang menjadi atasannya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Februari 2016  |  14:02 WIB
Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak - Reuters
Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Partai berkuasa di Malaysia, UMNO, memecat Wakil Ketua Umum Muhyiddin Yassin karena dinilai berupaya menjatuhkan Perdana Menteri Najib Razak yang menjadi atasannya.

Pemecatan itu menunjukkan langkah PM Najib Razak untuk memperkuat kekuasaannya setelah beberapa bulan Malayasia didera pertikaian politik.

Menurut Sekjen UMNO Tengku Adnan Tengku Mansor sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (29/2/2016), pemecatan itu akan berlaku sampai digelarnya pemilihan pengurus partai.

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah Mahkamah Partai bersidang selam dua jam.

Sedangkan pemilihan pegurus partai akan dilangsungkan pada 2018 meski bulannya belum ditentukan.

Najib mendapat serangan politik dari mantan PM Mahathir Mohammad dan Muhyiddin akhir-akhir ini terkait dugaan sumbangan dana politik dan skandal keuangan perusahaan investasi milik pemerintah.

Pemecatan Muhyiddin juga bersamaan dengan pemecatan putra Mahathir dari kepengurusan partai bersama sejumlah tokoh pengeritik lainnya.

Pada Desember tahun lalu Muhyiddin meminta dibatasinya keemimpinan di tubuh UMNO yang dipegang oleh Najib.

Menurutnya, kekuasaan absolut adalah kekuasaan yang korup merujuk pada kepemimpinan Najib.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia umno
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top