Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KY & MA Sepakat Komunikasi Intensif

Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung (MA) bersepakat untuk mengintensifkan kembali komunikasi antar lembaga dengan mengaktifkan mekanisme penghubung pada keduanya
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 14 Januari 2016  |  09:25 WIB
KY & MA Sepakat Komunikasi Intensif
Hakim Ketua Artha Theresia memimpin sidang perdana kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proses penanganan perkara bantuan daerah di Sumatera Utara dengan terdakwa mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Pengadilan Tipikor, Jakarta - Antara
Kabar24.com, JAKARTA -- Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung (MA) bersepakat untuk mengintensifkan kembali komunikasi antar lembaga dengan mengaktifkan mekanisme penghubung pada keduanya.
 
KY menyatakan pihaknya juga bersepakat untuk berkonsentrasi pada perannya masing-masing dengan berpedoman para peraturan perundang-undangan. Selain itu, juga berdasarkan pada kesepakatan bersama yang dituangkan dalam Peraturan Bersama pada 2012.
 
"Komunikasi antara kedua lembaga akan kembali diintensifkan, salah satunya melalui mekanisme
penghubung yang akan menjadi sarana komunikasi dengan menunjuk wakil baik dari MA
maupun KY," demikian keterangan resmi KY yang dikutip Bisnis.com, Kamis (14/1/2015).
 
Kerjasama antar keduanya juga akan diintensifkan yakni terutama pada pelatihan etik, rekrutmen hakim agung, dan pengawasan. Rencananya, akan ada proses rekrutmen hakim agung lagi untuk memenuhi kekurangan sumber daya di MA.
 
"Berbagai masukan dari MA menjadi bahan evaluasi yang penting demi menjalin hubungan lebih produktif guna kebaikan reformasi dunia peradilan," demikian KY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komisi yudisial
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top