Polisi Jerman Bubarkan Demonstrasi Antipengungsi

Polisi Jerman membubarkan demonstrasi pendukung kelompok anti-imigran Pegida dan ekstremis sayap-kanan setelah mereka bentrok dengan polisi di Kota Cologne, Jerman Barat, Sabtu (9/1/2016).
Newswire | 10 Januari 2016 10:30 WIB
Demonstrasi itu dilaporkan dipicu oleh pelecehan seksual pada Malam Tahun Baru di Cologne.

Kabar24.com, BERLIN - Polisi Jerman membubarkan demonstrasi pendukung kelompok anti-imigran Pegida dan ekstremis sayap-kanan setelah mereka bentrok dengan polisi di Kota Cologne, Jerman Barat, Sabtu (9/1/2016).

Ekstremis sayap-kanan dan pendukung Pegida menyerang polisi dengan botol dan petasan selama demonstrasi di Cologne menurut laporan media Jerman, Focus Online.

Polisi kemudian bereaksi dengan menyemprotkan air dan membubarkan demonstrasi sekitar 1.700 orang itu. Menurut polisi, tiga personel cedera dalam bentrokan yang terjadi saat demonstrasi yang sekitar separuh dari hampir 1.700 pesertanya pengacau itu.

Demonstrasi itu dilaporkan dipicu oleh pelecehan seksual pada Malam Tahun Baru di Cologne. Satu kelompok yang terdiri atas 1.000 orang mengepung, melecehkan dan merampok, terutama, perempuan di kota tersebut.

Menurut para saksi mata dan korban, pelaku perbuatan tercela itu adalah orang dengan penampilan Afrika Utara dan Timur Tengah. Jumlah dakwaan pidana setelah serangan tersebut telah melonjak secara dramatis dari sebanyak 170 jadi 379 menurut polisi Jerman pada Sabtu (9/1/2016).

Sejauh ini polisi Jerman telah mengidentifikasi 31 tersangka, kebanyakan pencari suaka. Kanselir Jerman Angela Merkel telah mengumumkan bahwa partainya sudah memutuskan akan menjalankan tindakan yang lebih tegas terhadap pengungsi yang melakukan tindakan kriminal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jerman, imigran

Sumber : Antara
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top